Jumat, 01 November 2013

LG Nexus 5, Android Kitkat Pertama di Dunia

 Setelah ramai dirumorkan, ponsel Android Nexus 5 akhirnya resmi diluncurkan oleh Google, Kamis (31/10/2013). Nexus 5 yang diproduksi oleh LG menjadi ponsel Android pertama di dunia yang mengusung sistem operasi Android 4.4 Kitkat.

LG kembali dipercaya oleh Google untuk membuat smartphone Android Nexus. Sebelumnya, LG telah merancang dan memproduksi Nexus 4, pada tahun 2012 lalu. Pada Nexus 5, LG banyak mengambil elemen desain dari salah satu smartphone Android andalannya, LG G2. 

Selain yang pertama untuk Android Kitkat, LG Nexus 5 juga merupakan ponsel Nexus pertama yang menggunakan layar Full-HD dan mendukung koneksi jaringan LTE.

Nexus 5 menggunakan layar Full-HD 4,95 inci dengan kerapatan piksel 445 ppi. Layarnya dilindungi oleh teknologi Gorilla Glass 3.

Meskipun memiliki layar 4,95 inci, Nexus 5 yang berbobot 130 gram ini tidak terlihat bongsor. Ini semua berkat ukuran bezel yang sangat tipis.

Dari sisi hardware, smartphone ini ditenagai prosesor quad-core 2,3 GHz Qualcomm Snapdragon 800, chip grafis Adreno 330 450 MHz, dan RAM sebesar 2 GB.

Kamera belakang 8 MP dengan fitur Optical Image Stabilization bersama kamera depan 1,3 MP menjadi andalan Nexus 5 untuk urusan foto dan video. Fitur baru dari sisi kamera adalah mode HDR+, yang berguna saat pengguna mengambil banyak foto dalam satu waktu.

Urusan fitur konektivitas jaringan, Nexus 5 yang dipasangi baterai sebesar 2.300 mAH ini mendukung WiFi A/C, NFC, Bluetooth 4.0 LE, dan LTE (band: 1/3/5/7/8/20). 

Google Nexus 5 akan tersedia dalam dua varian storage, 16 GB yang dibanderol sebesar 349 dollar AS dan 32 GB yang akan dijual dengan harga 399 dollar AS. 

Negara-negara pertama yang bisa membeli Nexus 5 adalah Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Perancis, Jerman, Spanyol, Italia, Korea Selatan, dan Jepang.

Belum ada informasi kapan Nexus 5 akan tersedia di Indonesia. Seperti Nexus 4, kemungkinan Nexus 5 baru hadir di Tanah Air pada Desember tahun ini atau awal tahun depan.

Android KitKat Resmi Meluncur

Google secara resmi merilis sistem operasi mobile terbarunya, Android versi 4.4 yang memakai kode nama KitKat, dalam sebuah jumpa pers di San Francisco, AS, Kamis (31/10/2013).

Sundar Pichai, Wakil Presiden Senior Google untuk Android, Chrome, dan Aplikasi, mengatakan bahwa KitKat dapat berjalan pada ponsel Android dengan spesifikasi komponen kelas bawah hingga kelas atas.

"Sekarang Anda memiliki sistem operasi Android yang akan berjalan di semua versi ponsel Android," kata Pichai seperti dikutip dari The Verge.

Google punya misi membawa KitKat ke satu miliar pengguna Android berikutnya melalui perangkat yang dirilis pada 2014 mendatang. Untuk merealisasikan hal tersebut, Google merancang KitKat agar dapat berjalan di ponsel yang memakai RAM 512 MB.

Sistem operasi terbaru ini juga diintegrasikan dengan bisnis utama Google, yakni mesin pencari. Ia mendukung pencarian dengan suara yang diklaim 25 persen lebih akurat.

Dalam kesempatan ini, Google juga merilis ponsel pintar terbarunya, Nexus 5, yang diproduksi oleh perusahaan LG asal Korea Selatan. Nexus 5 menjadi ponsel pertama yang memakai sistem operasi KitKat. (Baca: LG Nexus 5, Android Kitkat Pertama di Dunia).

Ponsel seharga 349 dollar AS tanpa sistem kontrak ini akan tersedia di 10 negara mulai hari ini, 

Pengguna iOS Cepat "Update", Android "Terjebak"

CEO Apple Tim Cook sempat mengatakan dalam acara konferensi pengembang aplikasi Apple WWDC 2013 bahwa sebagian besar pengguna perangkat mobile Apple telah memakai sistem operasi iOS ke versi terbaru. Hal ini dibuktikan melalui grafik versi iOS yang dipakai pengguna perangkat mobile Apple.

Apple menambahkan, grafik berbentuk bulat di situs web yang khusus diperuntukkan kepada pengembang aplikasi. Di sana terpampang statistik dalam periode dua pekan yang berakhir pada 3 Juni 2013.


Portal berita PCMag mencatat, sebanyak 93 persen pengguna perangkat mobile Apple memakai iOS versi 6, lalu 6 persen memakai iOS 5, dan hanya 1 persen yang memakai iOS versi lawas.

Perangkat mobile Apple yang memakai sistem operasi iOS adalah iPad, iPad Mini, iPhone, dan iPod Touch. Apple selalu memberi notifikasi kepada pengguna jika iOS terbaru telah tersedia. Pembaruan ini bisa diunduh secara gratis.

Sementara dalam ekosistem Android, masih banyak pengguna yang memakai sistem operasi versi lawas. Sering kali hal ini terjadi bukan karena pilihan pengguna sebab tidak semua handset bisa di-update ke versi terbaru.

Dalam periode yang sama dengan statistik Apple di atas, portal berita PCMag mencatat 33 persen pengguna Android menggunakan sistem operasi versi 4.1 atau 4.2 (Jelly Bean), lalu 25,6 persen memakai versi 4.0 (Ice Cream Sandwich) dan 36,5 persen masih pakai versi 2.3 (Gingerbread).

Hal inilah yang membuat Tim Cook berani berkata, betapa iOS sangat "kontras dengan dunia Android". iOS 6 merupakan sistem operasi yang dirilis pada 2012, sementara Android 2.3 (Gingerbread) dirilis pada 2010 dan kini masih banyak dipakai pengguna.

Fragmentasi di Android bukan lagi hal baru. Terlebih lagi, si "robot hijau" berjalan pada beragam perangkat dengan spesifikasi hardware yang berbeda serta ukuran dan resolusi layar yang berbeda-beda pula. Sementara Apple dikenal sebagai produsen yang mengontrol ketat ekosistemnya dan mempermudah penggunanya mendapat pembaruan sistem operasi.

Namun, di sisi lain, sifat Android yang terbuka (open source) telah mendorongnya menjadi sistem operasi paling populer di dunia.

Adu Kencang 7 Smartphone Premium, Siapa Juaranya?

 Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh majalah konsumer Inggris, Which, Samsung Galaxy S4 merupakan smartphone terkencang di antara 7 yang terpopuler saat ini. Sedangkan iPhone 5 berada di peringkat terbawah dalam benchmark kali ini.

Dikutip dari The Register, Rabu (26/6/2013), pihak majalah mengadakan pengujian dengan menggunakan aplikasi Geekbench. Ke tujuh smartphone yang diuji adalah iPhone 5, Galaxy S4, HTC One, Sony Xperia Z, Nexus 4, Galaxy Note 2, dan BlackBerry Z10.

Dari pengujian ini, Samsung Galaxy S4 mampu unggul jauh dibandingkan musuh bebuyutannya, iPhone 5. Smartphone Android andalan perusahaan asal Korea Selatan ini mendapatkan skor 3.188, unggul 91,6 persen dari hasil pengujian iPhone 5 yang memiliki nilai 1.664.

Sekadar informasi, majalah Which? menggunakan Galaxy S4 edisi AS. Artinya, perangkat ini menggunakan prosesor Snapdragon 600 dari Qualcomm dengan kecepatan 1,9 GHz quad-core.

Galaxy S4 juga mampu unggul cukup jauh, sekitar 14 persen, dari pemegang posisi nomor dua, sekitar 14 persen HTC One. Perangkat buatan vendor asal Taiwan ini mampu mendapatkan skor 2.798.  

BlackBerry Z10 mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Dalam pengujian ini, ia hanya unggul tipis dari iPhone 5 dengan mendapatkan nilai 1.698.

Berikut hasil lengkap pengujiannya:

1. Samsung Galaxy S4 – 3188
2. HTC One – 2798
3. Sony Xperia Z – 2173
4. Google Nexus 4 – 2134
5. Samsung Galaxy Note 2 – 1950
6. BlackBerry Z10 – 1698
7. Apple iPhone 5 16GB – 1664

Hasil pengujian yang didapatkan majalah Which? ini tidak berbeda jauh dari Android Authority. Menggunakan aplikasi benchmark yang sama, Samsung Galaxy S4 mampu mencetak angka 3.163 dan iPhone 5 dengan 1.596.

Hasil benchmark ini sebenarnya bukanlah sebuah hal yang mengejutkan. iPhone 5 memang tidak menggunakan spesifikasi hardware setinggi Samsung Galaxy S4. Produk buatan Apple ini dipersenjatai prosesor 1,2GHz dual-core. Untuk mengejar ketertinggalan dari segi kecepatan, Apple tampaknya harus merilis seri penerus iPhone 5.

Stok Awal Nexus 5 Sudah Habis

 Ponsel flagship terbaru Google, Nexus 5, mendapat respon sangat positif dari para peminat di Amerika Serikat. Menurut pantauan dari beberapa media asing, stok Nexus 5 untuk beberapa model tertentu berulang kali berada dalam status "out of stock" atau habis terjual.

Saat pertama kali dirilis di Google Play Store sekitar pukul 11.00 siang, Kamis (31/10/2013), waktu setempat, semua model Nexus 5 (16 atau 32 GB dalam warna hitam dan putih) berada dalam status "tersedia" dan sudah akan dikirimkan kepada pemesan pada 5 November mendatang. 

Namun, status tersebut langsung berubah setelah 2,5 jam kemudian. Seperti dikutip dari Phone Arena, status Nexus 5 16 GB warna hitam berubah menjadi "habis terjual".

Namun, keadaan tersebut tidak berlangsung lama. Beberapa saat kemudian, status Nexus 5 model tersebut kembali berubah menjadi "tersedia". Meski begitu, pemesan baru bisa mendapatkannya paling cepat pada tanggal 8 November.

Uniknya, tidak hanya Nexus 5 16 GB warna hitam saja yang mengalami perubahan tanggal kirim, melainkan semua model. Artinya, Google telah kehabisan seluruh stok awal LG Nexus 5.

Ada kemungkinan, Google menyediakan jatah tertentu untuk pengiriman harian dari perangkat hasil kerjasama dengan LG ini. Apabila jatah harian sudah habis, maka status pengiriman dari perangkat ini akan dipindah ke hari berikutnya, seperti yang terlihat di Google Play Store saat ini.

Stok melimpah


Berapa banyak stok yang disediakan oleh Google bersama dengan LG di batch pertama? Tampaknya cukup banyak. Dalam sebuah gambar bocoran suasana gudang LG Kanada beberapa hari lalu, terlihat ada ratusan kotak, yang berisikan Nexus 5.

Menurut si pengambil gambar, yang dikabarkan sebagai karyawan LG Kanada, kotak-kotak tersebut menampung sekitar 30.000 unit Nexus 5 untuk batch pertama ini. Seluruh unit tersebut nantinya akan didistribusikan ke seluruh wilayah Kanada.

Jika untuk wilayah Kanada saja Google sudah menyediakan 30.000 unit, bukan tidak mungkin perusahaan yang juga raksasa internet ini menyediakan lebih banyak unit di Amerika Serikat.

Nexus 5 sendiri adalah ponsel Nexus 5 pertama yang menggunakan layar Full-HD dan mendukung koneksi jaringan LTE. Ia juga merupakan ponsel pertama yang hadir dengan Android 4.4 KitKat.

Nexus 5 menggunakan layar full-HD 4,95 inci dengan kerapatan piksel 445 ppi. Layarnya dilindungi oleh teknologi Gorilla Glass 3.

Meskipun memiliki layar 4,95 inci, Nexus 5 yang berbobot 130 gram ini tidak terlihat bongsor. Ini semua berkat ukuran bezel yang sangat tipis.

Dari sisi hardware, smartphone ini ditenagai prosesor quad-core 2,3 GHz Qualcomm Snapdragon 800, chip grafis Adreno 330 450 MHz, dan RAM sebesar 2 GB.

Kamera belakang 8 MP dengan fitur Optical Image Stabilization bersama kamera depan 1,3 MP menjadi andalan Nexus 5 untuk urusan foto dan dan video. Fitur baru dari sisi kamera adalah mode HDR+, yang berguna saat pengguna mengambil banyak foto dalam satu waktu.

Google Nexus 5 akan tersedia dalam dua varian storage, 16 GB yang dibanderol sebesar 349 dollar AS dan 32 GB yang akan dijual dengan harga 399 dollar AS.

Path Dijanjikan Hadir di BlackBerry

Setelah lama hadir di perangkat iOS dan Android, aplikasi jejaring sosial Path menyatakan bakal hadir ke perangkat Windows Phone. Setelah itu, Path juga akan hadir di perangkat BlackBerry.






Hal ini diungkapkan pendiri dan CEO Path Dave Morin saat diwawancarai stasiun televisi TVOne di Jakarta. Ketika ditanya kapan Path akan hadir di BlackBerry 10, Morin menjawab: "Rencananya tahun depan."

Morin tak menjelaskan waktu pasti kedatangan Path di BlackBerry 10. Ia juga tak mengatakan lebih lanjut apakah Path akan menyambangi platform BlackBerry OS yang dipakai pada produk lawas.

Pada kuartal kedua 2013, Path memiliki 12 juta pengguna yang berasal dari pengguna perangkat Android dan iOS. Saat ini, tim teknis sedang fokus mengembangkan aplikasi Path untuk Windows Phone.

Memperluas ketersediaan aplikasi Path di berbagai platform berpotensi menambah jumlah pengguna. Namun, perusahaan rintisan ini juga harus berinvestasi besar menyiapkan server dan sumber daya untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna.

Path sejatinya adalah jejaring sosial personal. Morin membatasi jumlah pertemanan hanya untuk 150 orang untuk mengembalikan arti berjejaring yang sesungguhnya. "Path dirancang untuk berbagi momen dengan keluarga dan teman dekat," ujar Morin, yang sebelumnya pernah bekerja untuk Apple dan Facebook.

Didirikan pada 2010, Path saat ini diasuh oleh sekitar 50 karyawan yang berbasis di San Francisco, California, AS. Mereka juga punya kantor di Tokyo, Jepang, untuk memantau pasar Asia, yang di dalamnya terdapat banyak negara berkembang.

Nidji Bikin Enam Lagu untuk Dua Film

 Sukses membuat lagu tema untuk film Laskar Pelangi dan Sang Pencerah, band Nidji kembali mengerjakan lagu tema untuk film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck dan film pertama yang dibuat di Brunei. Untuk film Tenggelamnya Kapal Van der Wijckyang diangkat dari novel karya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka), mereka membuat empat lagu, sedangkan untuk film Brunei, dua lagu.

"Kesulitannya, karya Hamka dibuat tahun 1930-an. Tidak mudah bagi kami membayangkan situasi dan latar film itu. Namun, kami bersyukur dapat menyelesaikan tugas ini," kata Rama, gitaris Nidji, di Jakarta, Senin (28/10).

Pemain keyboard Nidji, Randy, ikut membintangi film itu. Dia berperan sebagai Muluk, sahabat setia Zainudin, si tokoh utama. "Ini film pertama saya, pengalamannya sungguh asyik. Asal tahu saja, saya tidak tahu mengapa saya dipilih," kata Randy, yang untuk peran itu harus membiarkan janggut dan rambut ikalnya tumbuh lebat.

"Hebat dia, pertama main film langsung dapat peran yang muncul dari awal sampai akhir. Padahal, kami mengira dia hanya muncul sebentar," ujar pemain drum, Adri.

Mengenai lagu tema untuk film Brunei, para personel Nidji, yakni Giring (vokal), Andro (bas), Adri, Randy, Rama, dan Ariel (gitar), mengatakan, tawaran itu datang antara lain karena kesuksesan lagu tema film mereka sebelumnya. "Padahal, kami belum pernah ke Brunei," kata Rama. (TIA)