Senin, 18 Februari 2013

Inovasi Sang Guru

http://edukasi.kompas.com
Agus Martoyo (52), guru Elektronika Industri Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Jakarta, tak pernah menyerah untuk menghadirkan inovasi. Ia hanya ingin inovasi yang dibuatnya, terutama berkaitan dengan mesin Computer Numeric Control, bisa memberdayakan masyarakat Indonesia.


Meskipun sering kali respons dari pemerintah maupun pemerintah daerah tak seperti yang diharapkan, Agus tak berhenti berkarya. Ia tak mau mengandalkan orang lain untuk mengembangkan inovasi yang berguna bagi masyarakat. Ia juga siap merogoh kantong sendiri.

Agus mengembangkan peralatan peraga pendidikan untuk kebutuhan SMK dan balai latihan kerja sejak 2003. Inovasi ini didorong kegalauannya melihat minimnya peralatan peraga pendidikan yang dibutuhkan sekolah.

Tahun 2008, Agus membuat mesin Computer Numeric Control (CNC) grafir dan dipamerkan dalam Produk Kreatif Indonesia di Jakarta. Ia membuat mesin CNC grafir dengan memperbanyak komponen lokal untuk membuktikan Indonesia bisa memproduksi sendiri.

Mesin grafir itu bermanfaat bagi perajin kayu karena mereka tak perlu lagi bekerja secara manual. Sayang, apa yang dikerjakan Agus itu tak berlanjut. Indonesia lebih suka mengimpor mesin serupa dari luar negeri.

Mesin batik

Agus meyakini, keahliannya harus dikembangkan. Ia tengah fokus untuk membuktikan bahwa mesin CNC batik yang dibuatnya tahun 2011 dapat meningkatkan pamor batik Indonesia. Sentuhan teknologi dalam pembuatan pola dasar batik tulis dengan mesin CNC batik, yang dinamakan mesin batik Kelowong, mempermudah pembuatan pola batik.

”Pembuatan batik tulis memakan waktu lama, bisa berbulan-bulan, tergantung kerumitan polanya. Tak heran batik tulis itu mahal. Saya ingin batik tulis tak hanya dinikmati kalangan menengah-atas,” ujarnya.

Agus lalu menerapkan kerja mesin CNC yang berbasis komputer untuk menggantikan penulisan pola batik tulis manual. Fungsi mesin batik itu menggambar pola dengan lilin cair secara langsung, tanpa membuat gambar pola dengan pensil.

Pola batik tulis digambar di komputer. Lalu, dengan peranti lunak yang bisa mengubah gambar menjadi kode, pola batik dicetak oleh mesin batik Kelowong. Pola batik tulis yang diperintahkan komputer ke mesin, dipindahkan ke kain berukuran 2,5 meter x 1,2 meter atau 1,2 meter x 1,1 meter.

”Pekerjaan membuat pola batik tulis jadi lebih mudah dan singkat. Untuk pola batik tulis sederhana, cukup dua jam. Untuk yang rumit, polanya bisa 3-5 jam,” ujarnya.

Pembuatan pola dasar batik menggunakan canting berisi lilin di mesin ini, bisa tembus depan-belakang. Pola batik siap dilanjutkan dengan pengerjaan isen-isen atau mengisi pola dengan cairan lilin (malam).

Temuan Agus itu mendapat pujian dalam berbagai ajang pameran. Namun, kekaguman itu berhenti di pameran, tak ada tindak lanjutnya. Padahal keinginannya sederhana, pemerintah yang punya anggaran bisa menyebarkan mesin CNC kepada perajin batik skala kecil guna meningkatkan produktivitas mereka.

”Ternyata, keinginan saya berbeda dengan apa yang dipikirkan pemerintah. Penemuan ini berlalu begitu saja. Tak ada keinginan untuk mendalami, apalagi memasyarakatkannya,” kata Agus. Padahal, penghargaan sebagai inovator telah dia dapatkan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan Riset Daerah DKI Jakarta.

Kenyataan itu tak membuatnya patah semangat. Ia bercerita, ada orang Malaysia yang hendak membeli hak paten mesin batik Kelowong. Agus hampir tergoda. ”Rasa cinta pada negeri ini membuat saya bertahan. Mesin batik ini saya patenkan dan terus dikembangkan.”

Perjalanan Agus untuk memasyarakatkan mesin batik Kelowong tak mulus. Ia juga menghadapi kritik. ”Saya dituding merusak pakem pembuatan pola batik tulis dengan tangan,” katanya. Padahal, inovasinya itu tetap memerlukan perajin batik. Seni membatik tulis tak hilang, meski dibantu mesin CNC.

Mendirikan perusahaan

Pemikiran Agus tentang teknologi pembuatan batik semata-mata untuk membuat batik semakin mendunia. Ia juga mendorong anak kembarnya untuk mengembangkan usaha batik. Pembuatan pola batik tulis bisa dikerjakan dengan mesin CNC.

”Saya sudah bertanya-tanya, untuk pembatik profesional bayarannya minimal Rp 400.000 per hari. Kami berembuk, lebih baik pengerjaan batik melibatkan ibu rumah tangga, sekaligus memberdayakan mereka,” kata Purnami, anaknya.

Jadilah Pondok Batik di dekat rumahnya sebagai tempat para ibu rumah tangga belajar membatik. Pola desain batik tulis pun dibuatnya beragam. Ada batik tulis dengan gambar burung kiwi, misalnya, untuk dipasarkan ke Selandia Baru, atau pola batik bergambar Menara Eiffel khas Perancis.

Bagi dia, pola batik dengan desain dari budaya bangsa lain justru membuat batik tak berjarak dengan pemakainya. Ia membayangkan batik tulis pun bisa menjadi seragam di negara lain.

Usaha pembuatan batik tulis tersebut merupakan pengembangan dari usaha yang dikembangkan Agus sebelumnya. Tahun 2003, dia mendirikan perusahaan pembuat peraga pendidikan bernama CV Citra Reka Teknologi (Citralab). Ada 12 pekerja tetap dan tak tetap di perusahaan itu.

Menurut Agus, keberaniannya mendirikan usaha berawal dari gaji guru pegawai negeri sipil (PNS) yang belum memadai. Ia lalu mencoba berbagai pekerjaan sampingan, hingga menemukan peluang pada usaha peraga pendidikan.

”Saya bersyukur, dengan keterbatasan saya sebagai guru, justru bisa membuka peluang kerja bagi orang lain. Saya ingin hidup ini berguna bagi orang lain. Kreativitas saya bisa bermanfaat buat orang lain,” kata Agus.

Perusahaan yang didirikan Agus itu kini menjadi salah satu mitra SMKN 4 Jakarta yang didukung Wahidin Ganef, selaku kepala sekolah. Siswa SMKN 4 Jakarta pun secara rutin magang pada usaha pembuatan peraga pendidikan dan mesin batik Kelowong.

”Saya ingin menjadi guru yang bisa mengembangkan inovasi untuk mendorong anak didik agar berkembang. Saya ingin SMK terus maju,” ujar Agus.

Berbagi Motivasi kepada Anak-anak Jalanan!

Sekitar 55 persen anak-anak jalanan ternyata menyimpan mimpi untuk pekerjaan dan masa depan yang lebih baik serta pengembangan karakter yang positif. Mereka ingin perubahan dan mereka butuh kesempatan untuk mengubah hidup mereka.


Butuh orang yang mau berbagi kepada mereka bahwa cita-cita dan mimpi harus diperjuangkan. Butuh orang yang mau menginspirasi mereka bahwa perlu kerja keras, kreativitas dan inovasi untuk mewujudkan mimpi.

Komunitas pemerhati kesejahteraan anak, Sahabat Anak, mengajak masyarakat umum untuk turut serta mendukung cita-cita anak-anak jalanan tersebut melalui kampanye Karya Anak Indonesia (KADO). Siapa pun bisa membantu anak-anak jalanan untuk mewujudkan karya dan impian mereka hanya dengan menyediakan waktu untuk menjadi relawan pendamping.

Syaratnya, calon relawan harus berusia minimal 19 tahun pada tahun ini. Calon relawan juga harus memiliki minat terhadap pelayanan anak dan bersedia menandatangan Komitmen Perlindungan Anak serta bersedia menghadiri pelatihan pendamping penuh waktu paling tidak satu kali dan acara KADO yang akan digelar tanggal 28 April mendatang.

Calon relawan diminta untuk mengisi kuesioner dalam formulir pendaftaran yang bisa diunduh di laman berikut ini. Lalu kirim formulir aplikasi ke email volunteer@sahabatanak.com.

Berbagi motivasi


Kampanye KADO muncul setelah Sahabat Anak melakukan survei "Kapsul Impian" kepada 1.000 anak jalanan pada tahun 2012. Survei menunjukkan 55 persen anak jalanan memimpikan pekerjaan dan masa depan yang lebih cerah.

Tahun ini, kampanye KADO akan mengangkat tema "Aku Berharga, Aku Berkarya". Sejak awal pula, kampanye ini memang mengharapkan sebanyak mungkin partisipasi dari masyarakat untuk mendorong aspirasi pengembangan diri anak-anak jalanan di wilayah Jabodetabek.

"Motivasi dan semangat merupakan kata kunci bagi anak-anak kaum marjinal dalam meraih pekerjaan dan kesempatan yang mereka impikan. Sahabat Anak mengajak pihak yang peduli untuk ambil bagian menjadi agen perubahan yang senantiasa memberi motivasi dan semangat bagi adik-adik kami," kata Ketua Panitia KADO, Rama Adi Putra, dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Kampanye KADO akan terbagi dalam dua tahap, yaitu Proyek Impian "Aku dan Sekitarku" yang diikuti oleh 500 anak jalanan dan 250 sukarelawan serta Jambore Sahabat Anak yang diikuti oleh seribu anak dengan 500 sukarelawan pendamping. 

Dalam proyek Impian "Aku dan Sekitarku", anak-anak jalanan berusia 10-15 tahun di Jabodetabek akan dikumpulkan dalam kelompok-kelompok tertentu bersama lima relawan pendamping. Kelompok-kelompok ini akan diberi waktu dua bulan untuk menghasilkan suatu karya berupa produk, aksi atau pameran yang memiliki manfaat bagi lingkungan.

Setiap kelompok akan dibekali modal awal sebesar Rp 50.000 dan diperbolehkan untuk mencari sponsor dalam mengelola proyek mereka dengan memanfaatkan jejaring sosial yang ada berdasarkan kerangka waktu, anggaran dan rencana kerja. Kegiatan ini diharapkan bisa mengajarkan kepada anak-anak untuk menghargai proses.

Memahami Ritme Sebuah Persahabatan


Oleh: Untung Wahyudi
Judul Buku : Seoul, I Miss You
Penulis : Christina Juzwar
Penerbit : Bentang Belia
Cetakan : I, November 2012
Tebal  : viii + 248 Halaman

Memahami sebuah persahabatan memang cukup rumit. Ada banyak teka-teki dan rahasia tersimpan di balik persahabatan yang terjalin di antara dua makhluk. Kadang, persahabatan itu indah, penuh warna dan pengorbanan. Namun, terkadang juga persahabatan itu penuh intrik, persaingan, serta problematika yang kerap terjadi.
Tak selamanya persahabatan itu indah.
Mungkin, kalimat itu sangat cocok untuk menggambarkan kisah persahabatan dalam novel Seoul, I Miss You karya Christina Juzwar ini.
Alexandra tak pernah menduga bahwa dia akan bertemu dengan seorang sahabat yang mampu mengubah sifat pendiam dan pemalunya di sekolah. Sebelum di kelasnya kedatangan siswa baru asal Seoul, Korea Selatan bernama Jae Yun, Alexa dikenal sebagai cewek yang pendiam. Kuper (kurang pergaulan), kata sebagian besar temannya.
Sebenarnya Alexa menyadari kelemahan dirinya yang kurang bisa bergaul. Dia selalu grogi ketika berhadapan dengan makhluk laki-laki yang dianugerahi Tuhan kegantengan. Untunglah dia mengalihkan kesendiriannya di kelas dengan buku gambar yang sering dibawanya untuk menggambar sketsa dan menenggelamkan diri dalam ruang imajinasinya. Sampai akhirnya, datanglah cowok bermata sipit yang—karena tidak ada pilihan lain—harus duduk sebangku dengannya.
Sifat pemalu dan grogi yang selama ini dimiliki Alexa semakin parah ketika setiap hari harus berdekatan dengan cowok ganteng yang menjadi sorotan hampir semua cewek di sekolahnya itu.
Meskipun setiap hari duduk sebangku, Alexa tidak berani bertegur sapa dengan Jae Yun. Pun untuk sekadar ‘say hello’ setiap mereka bertemu di kelas. Hingga akhirnya, suatu hari Jae Yun menawari Alexa ketika dia hendak membeli jajan di kantin. Dan, diam-diam Alexa merasa penasaran dengan siswa baru yang dingin seperti patung salju itu (halaman 9)
Jae Yun sebenarnya berdarah Indonesia. Papanya asli Indonesia, makanya tidak heran jika Jae Yun merasa akrab dengan negara kelahiran Appa-nya itu. Jae Yun sering bosan dengan sekolah yang baru disinggahinya. Atas saran Ahjumma Ha Ra, kakak perempuan Mamanya, Jae Yun pindah sekolah ke Indonesia saat duduk di kelas Dua Belas. Ahjuma Ha Ra berharap, Jae Yun betah dan bertahan di sekolah barunya sampai keponakannya itu lulus.
Sebagaimana Ha Ra, Jae Yun juga menyukai musik piano. Di mata Ahjuma-nya Jae Yun sudah mampu menguasai permainan musik piano, sehingga dia merasa keponakannya pantas menggantikannya untuk mengajar les ketika dia berhalangan mengajar (halaman 18).
Dan, Jae Yun tidak bisa menyembunyikan rasa kagetnya ketika murid les piano yang akan diajarinya adalah cewek pendiam yang duduk sebangku dengannya di sekolah; Alexandra. Alexa pun terkejut, karena kata Mamanya, guru les itu bernama Ha Ra. Tapi, kenapa justru yang ada di hadapannya itu si patung salju?
Sejak pertemuan di rumah Jae Yun dalam les piano, Alexa baru menyadari bahwa Jae Yun juga penyuka musik sehingga oleh bibinya diberi kepercayaan untuk menggantikannya mengajar piano.
Kedekatan antara Jae Yun dan Alexa mulai terlihat sejak mereka bertemu dalam les dan sempat membuat beberapa temannya kaget bukan kepalang. Mereka heran, kenapa cewek sekuper Alexa bisa dekat dengan cowok yang mirip bintang film Korea itu? Yang paling merasa tersaingi adalah Zola dan Nina, dua cewek yang selama ini mengincar Jae Yun sejak kehadirannya di sekolah.
Novel ini menjadi novel remaja kesekian yang “berbau” Korea. Sejak kehadiran Korean Pop di Tanah Air beberapa tahun lalu, demam Korea seolah-olah merajai industri hiburan di Indonesia. Dari musik, bermunculannya grup boyband-girlband, hingga novel. Semua yang beraroma Korea akan diburu penggemar.
Novel ini cukup menarik untuk dikupas dan diperbincangkan karena tidak semata-mata membahas K-Pop seperti novel-novel jenis Teenlit lainnya. Novel ini memotret sisi lain persahabatan dunia remaja, terutama tentang bagaimana seseorang menyukai musik.
Melalui novel ini pembaca akan sedikit tahu tentang trik bermain piano dengan baik. Menurut Jae Yun waktu pertama kali mengajari Alexa, belajar piano itu harus dimulai dari tangga nada. Karena tangga nada berfungsi untuk melemaskan jari-jari pemain piano (halaman 38).
Namun, Alexa bosan jika harus memulai kursus piano dari dasar. Dia ingin langsung bermain dengan lagu, terutama pop. Selama ini Alexa memang ingin menguasai musik yang menjadi soundtrack film Waltz Disney. Tapi, Jae Yun berusaha menjelaskan bahwa, untuk bisa bermain musik pop, terlebih dahulu seseorang harus bisa dan mengerti Schmitt dan musik klasik. Menurut Jae Yun, Schmitt hampir sama dengan tangga nada, yaitu untuk melemaskan jari dan membiasakan tangan dan jari di tuts piano (halaman 40).
Salah satu poin penting dari novel ini adalah; kisah dalam novel ini secara tidak langsung membantu para pecinta musik piano untuk mendalami dan mempelajari lewat pemaparan-pemaparan meteri dasar yang disampaikan oleh tokoh bernama Jae Yun.
Selain itu, membaca novel setebal 248 halaman ini, pembaca juga bisa memahami makna sebuah jalinan persahabatan. Bahwa persahabatan itu bisa terjalin dengan baik lewat berbagai macam perantara, salah satunya lewat kesamaan hobi di antara dua sahabat. [*]

Puisi Habibie untuk Peringati 1.000 Hari Ainun


Mantan Presiden RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, menulis beberapa kalimat puitis yang dicantumkan di dalam Surat Yasin mengenang 1.000 hari wafatnya mantan ibu negara Hasri Ainun Habibie binti Mohamad Besari di Jakarta, Jumat.

Tulisan yang terletak di lembaran bagian depan Surat Yasin itu berbunyi sebagai berikut:

"Titipan Allah bibit cinta Ilahi pada tiap insan kehidupan di mana pun.
Sesuai keinginan, kemampuan, kekuatan dan kehendak-Mu Allah.
Kami siram dengan kasih sayang, cinta, iman, taqwa dan budaya Kami,
Yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi sepanjang masa.
Allah, lindungi kami dari godaan, gangguan mencemari cinta kami.
Perekat kami menyatu, manunggal jiwa, roh, bathin dan nurani kami.
Di mana pun, dalam keadaan apa pun kami tetap tak terpisahkan lagi.
Seribu hari, seribu tahun, seribu juta tahun ........... sampai akhirat !
Bacharuddin Jusuf Habibie
Jakarta, 15 Februari 2013."

Peringatan 1.000 hari wafatnya Ainun dilakukan di kediaman Habibie, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan.
Suasana di kediaman BJ Habibie sudah ramai sejak pukul 17.00 WIB. Deretan mobil terparkir di samping pagar rumah Presiden ketiga RI itu.
Tamu yang hadir secara bergantian mengisi buku tanda kehadiran yang disiapkan di dekat pintu gerbang kediaman Habibie.
Beberapa tokoh yang hadir di antaranya mantan Wakil Presiden, Tri Sutrisno; mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia, Rahardi Ramelan, mantan Menteri Negara BUMN, Tanri Abeng; Letnan Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono, serta beberapa tokoh lain dan publik figur.
Habibie yang mengenakan baju muslim putih-putih terlihat terus menebarkan senyum, sambil menghampiri dan menyalami satu per satu tamu yang hadir dan sesekali berbincang dengan beberapa tokoh yang hadir.
Acara peringatan 1.000 hari wafatnya Ainun dilakukan dengan ibadah shalat magrib berjemaah dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama.

Bukti Baru Dinosaurus Punah karena Asteroid

Telah lama diduga bahwa salah satu penyebab kepunahan dinosaurus adalah hantaman asteroid. Peristiwa itu terjadi pada masa Creatcous Tersier dan dikenal dengan istilah peristiwa K-T.

Kini, geolog mendapatkan bukti baru bahwa apa yang diduga memang benar. Para geolog menganalisis kawah tumbukan selebar 180 km di dekat kota Chicxulub, Meksiko. Hantaman asteroid berukuran 10 km itu melepaskan energi sebanyak 100 triliun ton TNT, miliaran kali bom Hiroshima dan Nagasaki.

Hasil analisis mengungkap, tumbukan yang membentuk kawah Chicxulub dan peristiwa K-T hanya selisih 33.000 tahun. Hasil ini diperoleh dengan teknik penanggalan radioaktif presisi tinggi, melihat proporsi radioaktif pada material di kawah tumbukan.

Fakta yang terungkap lewat penelitian ini memperbarui hasil riset sebelumnya yang menyatakan bahwa selisih peristiwa K-T dengan tumbukan yang membentuk Chicxulub adalah antara 300.000 dan 180.000 tahun. 

"Kami menunjukkan bahwa tumbukan dan kepunahan massal terjadi dalam waktu berimpitan sehingga satu bisa didemonstrasikan dengan teknik penanggalan yang ada sekarang," kata Paul Renne, seorang pakar geokronologi dan Direktur Berkeley Geochronology Center di California.

Meski tumbukan dan kepunahan massal terjadi dalam waktu berimpitan, tumbukan asteroid tidak bisa dikatakan sebagai satu-satunya penyebab kepunahan. Perubahan iklim yang terjadi jutaan tahun di masa itu juga berkonstribusi menggiring fauna di ambang kepunahan.

"Fenomena yang terjadi sebelumnya membuat ekosistem global menjadi lebih sensitif terhadap pemicu yang relatif kecil," papar Renne seperti dikutip Livescience, Kamis (7/2/2013) lalu. Riset ini dipublikasikan di jurnal Science, Jumat (8/2/2013).

KIAT SUKSES BELAJAR

Ada yang percaya bahwa kesuksesan adalah takdir. Ada pula yang meyakini bahwa kesuksesan akan datang dengan usaha keras. Kebanyakan, kesuksesan hadir karena adanya usaha pengembangan diri dan disiplin dalam menerapkan kebiasaan belajar yang efektif. Nah, berikut ini adalah 10 tips yang bisa Anda gunakan untuk mencapai kesuksesan belajar!


1.Jangan pernah menumpuk pelajaran dalam satu sesi

Siswa yang berhasil dalam belajar biasanya memiliki periode waktu atau jadwal belajar yang lebih singkat dan efektif. Mereka tidak pernah mencoba belajar dengan "sistem kebut semalam." Jika Anda ingin menjadi siswa yang sukses, maka Anda perlu belajar dengan konsisten. Anda juga harus memiliki waktu yang teratur, meski pun sesi belajar yang lebih pendek.

2. Rencanakan waktu belajar
Siswa yang sukses memiliki jadwal belajar yang spesifik. Mereka akan menyelesaikan tugas studi mereka dan tetap konsisten dengan jadwal yang mereka tulis. Siswa yang belajar dengan cara sporadis dan main-main tidak akan mudah berhasil dibandingkan siswa yang memiliki jadwal belajar.

3. Belajar di waktu yang sama

Selain perencanaan, belajar dengan rutin juga dapat memberikan efek positif dalam diri Anda. Ketika Anda belajar pada saat yang sama setiap hari, hal itu akan menjadi kebiasaan dalam hidup Anda, sehingga secara mental dan emosional lebih siap untuk belajar dan setiap sesi belajar akan menjadi lebih produktif. 

4. Belajar dengan memiliki tujuan
Belajar tanpa arah dan tujuan tidak akan pernah efektif. Anda harus tahu persis apa yang menjadi tujuan Anda dalam belajar. Sebelum belajar, tentukanlah target apa yang harus Anda capai dalam sesi tersebut. Misalnya, menghapal 30 kosakata bahasa Spanyol dalam satu sesi belajar.

5. Jangan pernah menunda waktu belajar yang sudah direncanakan
Sangat mudah bagi Anda untuk menunda sesi belajar yang sudah ditentukan. Apalagi, jika Anda kurang berminat pada pelajaran tersebut. Siswa yang ingin berhasil tidak boleh menunda waktu belajar. Jika Anda menunda jadwal bejar, seterusnya Anda akan menjadi kurang efektif dalam menerima materi pelajaran.

6. Mulailah dengan subjek yang paling sulit terlebih dahulu
Carilah subjek pelajaran tersulit dan lebih membutuhkan upaya serta energi yang besar dalam menyelesaikannya. Setelah Anda menyelesaikan tugas tersebut, Anda akan lebih mudah untuk menyelesaikan sisa tugas. Percaya atau tidak, dimulai dengan pekerjaan yang paling sulit akan sangat meningkatkan efektivitas sesi belajar dan prestasi akademis Anda. 

7. Tinjaulah kembali catatan Anda 
Tinjaulah segala catatan Anda di kelas terlebih dahulu. Sebelum Anda menulis segala catatan yang baru, tinjaulah hasil catatan Anda secara menyeluruh untuk memastikan bagaimana menyelesaikan tugas dengan benar.

8. Pastikan tidak ada gangguan dalam belajar
Ketika Anda terganggu saat belajar, Anda akan kehilangan dan memecahkan konsentrasi belajar. Untuk itu, sebelum Anda mulai belajar, temukanlah tempat di mana Anda tidak akan terganggu.

9. Gunakan kelompok belajar efektif

Pernahkah Anda mendengar kalimat "Dua kepala lebih baik dari satu?". Pernyataan tersebut dapat dibenarkan dalam situasi belajar. Bekerja dalam kelompok memungkinkan Anda untuk mendapatkan bantuan dari siswa lain ketika Anda kesulitan memahami konsep,  menyelesaikan tugas lebih cepat, dan membantu siswa lain dan diri Anda sendiri dalam menginternalisasi subjek materi. Namun, kelompok belajar bisa menjadi sangat tidak efektif jika mereka tidak terstruktur.

10. Tinjau kembali catatan sekolah dan bahan-bahan kelas Anda selama akhir pekan
Siswa yang berhasil meninjau kembali apa yang telah mereka kerjakan selama seminggu pada akhir pekan, akan membantu mereka untuk merumuskan jadwal selanjutnya secara lebih efektif.

Minggu, 17 Februari 2013

CERDAS CERMAT MPR SUMSEL

Malam ini penulis akan sharing ni seputar lomba yang diikutin sultan pada 9-13 Februari yg lalu



Alhamdulilah setelah jerih payah SMAN5 Palembang mendapatkan Peringkat Harapan 1 / Juara 4 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan .
Kesan yang didapatkan dalam perlombaan ini banyak sekali mulai dari tali silaturahmi yg makin kuat , semangat gotong royong , percintaan dll
Disini banyak sekali yang cinlok alias cinta lokasi loh!!
termasuk dari team kami SMANLEE . Maklum menurut remaja sekarang yaitu ABG LABIL . Dari lomba ini penulis banyak sekali mengambil hikmah yang sangat terkandung didalamnya . Pokok dan Intinya penulis sangat susah untuk melupakan kegiatan dalam perlombaan ini . dan Pengalaman selanjutnya akan penulis tuangkan dalam season 2 yah