Senin, 05 Agustus 2013

Waspada 5 Gadget pemicu penyakit!

http://www.apakabardunia.com/2012/10/waspadalah-5-gadget-ini-bisa-memicu.html

Seiring kemajuan teknologi, kita semakin tak bisa terpisahkan dari berbagai gadget. Walau demikian, ada baiknya kita memegang kendali dan membatasi waktu agar tak tergantung sepenuhnya pada semua perangkat elektronik. 

Menurut beberapa penelitian, gadget bisa mengundang penyakit bila dipakai terlalu berlebihan. Berikut ini akan kita bahas 5 gadget diantaranya:

aeviapress.org

1. Laptop

Riset yang dilakukan oleh National Institute of Occupational Safety and Healty Los Angeles menghasilkan sebuah fakta tentang penyakit yang diderita pengguna laptop. Penyakit ini bernama Computer Vision Syndrom.

Kelainan ini terjadi jika kita terlalu lama memfokuskan mata ke layar komputer. Gejala yang ditimbulkan, pandangan kabur, nyeri di kepala, sakit leher, mata terasa lelah, kering dan iritasi.

Selain itu, laptop yang diletakkan di paha dapat membakar paha seperti daging panggang. Hal ini dikarenakan panas yang keluar dari laptop. Kasus terparah adalah kanker kulit.


2. Komputer

Penyakit yang timbul, menurut Davis, adalah masalah jantung dan obesitas karena kurang gerak. Kejang otot juga pernah terjadi karena terlalu lama menggunakan mouse atau salah posisi mengetik.


3. IPods

Davis menjelaskan penelitiannya yang mengatakan bahwa mendengarkan musik dengan iPods selama satu jam setengah dapat mengganggu pendengaran, bahkan pada kasus terparah adalah tuli.


4. Smart phone

Radiasi dari ponsel dapat menimbulkan insomnia, stres, darah tinggi, tumor otak, hingga kanker. Disamping itu, sering chatting, borwsing, dan aktifitas lainnya secara bersamaan akan melemahkan kerja otak serta meningkatkan kecemasan.

Mengetik pesan terlalu sering pun mampu menimbulkan memar dan tremor pada jari hingga pergelangan tangan.


5. Game player

Nyeri pungung dan bahu merupakan efek yang paling umum dirasakan, namun ini akhirnya berakibat pada pertumbuhan tulang yang tidak sempurna, seperti bungkuk. Gamers akan terserang penyakit tendonitis akut, yaitu peradangan pada jaringan yang menghubungkan otot dan tulang.

Minggu, 04 Agustus 2013

Tumis Ayam Express


Bahan:
3 sdm minyak goreng
1/2 ekor ayam, potong-potong
3 siung bawang putih, haluskan
Garam secukupnya
1 bh bawang bombai, iris tipis
3 sdm saus tiram
50 ml kecap manis
200 ml air
2 batang daun bawang, potong-potong

Bumbu:
1 sdt lada butiran
5 siung bawang putih
1/4 buah pala

Cara membuat:
1. Lumuri ayam dengan bawang putih dan garam. Diamkan selama 20 menit hingga bumbu meresap.
2. Panaskan minyak goreng, tumis bawang bombai dan bumbu halus sampai harum.
3. Masukkan ayam, masak hingga berubah warna. Tambahkan saus tiram, kecap manis, air, dan garam. Masak hingga matang dan bumbu meresap. Masukkan daun bawang, aduk hingga rata. Angkat dan sajikan.

Resep: Chef Yeni Ismayani

Cah Buncis Jagung Ati Ayam


Bahan:
1 sdm margarin
1 bh bawang bombai, iris tipis
2 siung bawang putih, iris tipis
2 bh cabe merah, iris tipis
4 bh ati ayam atau ati ampela, goreng, iris tipis
100 gr buncis, iris serong tipis
1 bh jagung manis, rebus lalu sisir
1 batang daun bawang, iris tipis
75 ml kecap manis
50 ml air
Merica, gula, garam secukupnya

Cara membuat:
1. Panaskan margarin, lalu tumis bawang bombay, bawang putih, cabe merah, dan daun bawang hingga harum.
2. Masukkan ati ayam yang sudah digoreng dengan buncis, aduk rata, lalu tambahkan kecap manis, merica, gula, dan garam, aduk rata.
3. Beri sedikit air dan biarkan semua matang, sajikan.

Resep: Chef Yeni Ismayani untuk Kecap Manis ABC

Strawberry Cheesecake

Strawberry Cheesecake | KOMPAS.COM/CHRISTINA ANDHIKA SETYANTI

Bahan:
500 gr cheese cream
225 gr gula halus
200 gr puree strawberry  (buah strawberry yang diblender)
50 gr gula halus (untuk campuran puree)
250 gr whipped cream 
5 gr gelatin bubuk
25 ml air untuk melarutkan gelatin
2 bh sponge cake, siap pakai

Jeli strawberry:
10 gr gelatin bubuk
25 gr puree strawberry 
15 gr gula pasir
50 ml air

Cara membuat:
1. Campur cheese cream dengan gula halus, campur rata.
2. Di wadah terpisah, campur puree strawberry dengan gula halus, aduk rata sisihkan. 
3. Kocok whipped cream bubuk, namun jangan sampai terlalu kaku.
4. Campur adonan cheese cream dengan adonan strawberry dan whipped cream. Aduk rata. Kemudian tambahkan larutan gelatin. Aduk lagi. 
5. Jeli strawberry: Campur semua bahan, kemudian masak sampai matang dan cetak dalam loyang, namun jangan terlalu tebal.
6. Ambil cetakan kue bongkar pasang (jika tidak ada, gunakan cetakan biasa yang dilapisi dengan plasticwrap). Tata adonan cheese cream di bagian bawah. Lapisi bagian pinggir kue agar menutupi seluruh pinggiran loyang. Namun jangan dihabiskan semua adonannya. 
7. Ambil jeli yang sudah dicetak bulat, tata di tengahnya. Tutup lagi dengan sebagian adonan cheese cream. 
8. Letakkan satu buah sponge cake tipis, tutup lagi dengan sisa adonan. Di bagian paling atas, tutup adonancheese cream ini dengan sponge cake lagi. 
9. Simpan dalam lemari es selama 2-3 jam agar adonan kue padat.

Sup Krim Wortel Kentang


sup krim

Bahan:
2 sdm butter
2 siung bawang bombai ukuran kecil, cincang
2 siung bawang putih, cincang
250 gr wortel, kupas dan potong ukuran 2,5 x 2,5 cm
750 gr kentang, kupas dan potong ukuran 2,5 x 2,5 cm
1,5 liter kaldu ayam
250 ml krim
2 sdm madu
Lada hitam secukupnya
Kayumanis secukupnya
Bubuk pala secukupnya
Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Panaskan panci, kemudian tambahkan butter ke dalamnya. Lelehkan. Masukkan bawang bombai, tumis sampai berubah warna. 
2. Masukkan bawang putih ke dalamnya dan masak sampai harum.
3. Tambahkan wortel, kentang, kaldu ayam, garam, dan didihkan. Masak dengan api kecil sampai sayuran matang (kira-kira 25 menit). Tambahkan madu.
4. Setelah sayuran matang dan mendidih, masukkan sayuran ke dalam blender.
5. Tuang kembali ke dalam panci, panaskan dengan api kecil, dan tambahkan krim ke dalamnya. Aduk perlahan.
6. Tambahkan garam, kayumanis, lada hitam, dan bubuk pala ke dalam supnya. Aduk rata. Biarkan hingga mendidih. 

Tip: Jika suka, Anda bisa menambahkan isian lain seperti potongan ayam, kacang merah, jamur, atau lainnya.

Resep: Fonterra Foodservices

Antisipasi Hipertensi, Stroke, dan Diabetes Selama Mudik


KOMPAS.com - Berbagai masalah kesehatan seharusnya tak menjadi penghalang dalam melaksanakan mudik dan merayakan Hari Lebaran bersama seluruh keluarga.  Bagi Anda yang memiliki penyakit tertentu, sebaiknya persiapkan kondisi kesehatan Anda jauh-jauh hari.
Termasuk bila dalam anggota keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi, stroke dan diabetes. Sebaiknya jangan diabaikan. Penting artinya bagi Anda untuk mengetahui bagaimana langkah dan respons cepat kegawatdaruratan untuk mengatasinya.
Berikut ini adalah langkah dan respon cepat kegawatdaruratan untuk mengatasi penyakit hipertensi, stroke, dan diabetes seperti dilansir Kementerian Kesehatan RI :

- Hipertensi

a. Gejala
Kambuhnya penyakit tekanan darah tinggi, akan membuat penderitanya hilang kesadaran hingga meninggal dunia. Penyakit ini ditandai :
1. Sakit kepala yang semakin berat
2. Kemampuan alat gerak melemah
3. Suara gagap/pelo
4. Gangguan penglihatan
5. Kesemutan/kebal pada alat gerak

b. Respon cepat
Bila teman mudik mengalami gejala tersebut, segera lakukan
1. Istirahat untuk memulihkan kondisi
2. Bila keluhan tak berkurang, secepatnya datang ke pos pelayanan / fasilitas kesehatan terdekat

c. Pencegahan
Penyakit darah tinggi bisa dihindari bila mampu mengelolanya dengan baik. Pengelolaan yang baik akan membuat perjalanan mudik lebih nyaman. Berikut pencegahan yang bisa dilakukan sebelum mudik :
1. Selalu teratur minum obat
2. Jaga pola makan seimbang dan kurangi konsumsi garam
3. Kelola stress selama perjalanan

- Stroke

a. Gejala
Stroke diakibatkan terhambatnya pasokan darah yang membawa nutrisi dan oksigen, ke jaringan otak. Akibatnya jaringan otak mati dan fungsinya hilang mendadak, baik seluruh atau sebagian. Gejala stroke disingkat menjadi Segera Ke RS yang merupakan singkatan dari
1. Se    : SEnyum asimetris
2. Ge    : GErak yang melemah
3. Ra    : SuaRA gagap
4. Ke    : KEbas / baal
5. R    : Rabun
6. S    : Sempoyongan

b. Respon cepat
Semakin cepat pertolongan diberikan, wilayah otak yang kehilangan fungsi akan semakin sempit. Sehingga, kesempatan sembuh semakin besar. Bila rekan mudik mengalami gejala tersebut, maka segera lakukan :
1. Hentikan semua kegiatan, terutama bila sedang mengemudi
2. Istirahat, bila perlu minta tolong ke orang terdekat
3. Segera ke pos pelayanan / fasilitas kesehatan terdekat

c. Pencegahan
Serangan stroke bisa dicegah. Berikut langkah preventif yang bisa dilakukan, sebelum mudik dilakukan :
1. Diet sehat dan seimbang, dengan konsumsi garam kurang dari 2.00 mg atau 1 sendok teh.
2. Berolahraga ringan 30-60 menit, selama 4-7 hari secara teratur
3. Stop merokok.

- Diabetes mellitus

a. Gejala
Penyakit ini diakibatkan ketidakmampuan insulin mengubah glukosa menjadi energi. Akibatnya glukosa meningkat, namun penderita lemas karena kekurangan energi. Pada saat mudik, pastikan penderita diabetes tidak menderita gejala berikut :
1. Berkeringat dingin
2. Badan lemas
3. Pandangan kabur
4. Mual
5. Muntah

b. Respon cepat
Bila penderita diabetes mengalami gejala tersebut, segera lakukan :
1. Konsumsi asupan manis, seperti permen, teh manis, atau air gula
2. Beristirahat
3. Cek kadar gula dan segera ke pos pelayanan / fasilitas kesehatan terdekat

c. Pencegahan
Diabetes tentu bukan menjadi penghalang untuk mudik. Mudik akan berjalan lebih baik, bila diabetes bisa dicegah dengan tindak berikut :
1. Minum obat secara teratur
2. Jaga pola makan tetap sehat dan seimbang, terutama konsumsi buah dan sayur
3. Sebaiknya mulai aktivitas fisik 30 menit setelah makan.