Selasa, 08 Oktober 2013

Makanan Sehat ala Korea

Virus Korea atau kerap disebut dengan Korean Wave menjangkit hampir seluruh sisi gaya hidup masyarakat perkotaan. Tak terkecuali, salah satu yang terkena virus Korea adalah makanan.

Banyak yang menyebut makanan Korea sebagai makanan sehat karena berbahan dasar sayuran. Sebut saja Kimchi dan Bibimbap yang sebagian besar bahan utamanya adalah sayur.

Bahkan, dalam pembuatan saus yang menjadi bahan tambahan pembuat rasa nikmat pada Kimchi, menurut Chef Hwang Jong Min dari JW Marriott Seoul rasanya tidak pedas. Hal ini karena bahan pembuat saus telah difermentasi sehingga rasanya tidak sepedas saus yang ada di Indonesia.

Hal tersebut, apalagi kalau tujuannya bukan untuk kesehatan. "Membuat Kimchi paling penting ini chilli paste. Ini resep rahasia tambahan membuat kimchi. Tapi chilli paste di Korea rasanya tidak seperti di Indonesia. Tidak terlalu pedas," ujarnya saat menunjukkan kebolehannya mengolah Kimchi seusai jumpa pers "Taste of Korea" di JW Marriot Hotel Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Ya, makanan sehat ala Korea tersebut dihadirkan di Sailendra Restaurant Hotel JW Marriott Jakarta dalam "Taste of Korea" dari tanggal 3 sampai 27 Oktober 2013. Chef peracik makanan Korea didatangkan langsung dari Negeri Ginseng.

Ada tiga chef yaitu Hwang Jong Min, Chef Hwang Hae Seong dan Chef Hong Jong Woo dari JW Marriott. Makanan yang disajikan juga termasuk makanan pencuci mulut.

Salah satunya pancake. Tak seperti pancake kebanyakan yang ditabur cokelat cair, pancake ala Korea lagi-lagi dipadu dengan sayuran. Itulah bedanya. Sayur yang menjadi paduan justru membuat rasa segar.

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARIMakanan Korea, Bibimbap.
Ingin yang makanan lebih berat? Coba saja Beef Galbi yang berasal dari daging sapi yang dipanggang. Jika masih kurang kenyang, jangan khawatir, masakan Korea juga memiliki nasi. Nasi ditemukan di Bibimbap dengan campuran sayuran dan cacahan daging.

Pekan Korea JW Marriot Hotel Jakarta didukung instansi pertanian pemerintahan Korea, aT Korea-Agro Fisheries & Food Trade. Sajian dapat dinikmati saat makan siang dan makan malam dengan harga mulai dari Rp 248.000 per orang.

SIA Operasikan Penerbangan Musiman ke Athena

Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) akan menyediakan layanan penerbangan musiman ke ibukota Yunani, Athena, hanya dari bulan Juni sampai bulan Oktober 2014. Penerbangan ini untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan perjalanan selama liburan musim panas.

Penerbangan musiman ini akan beroperasi dua kali seminggu, pada hari Senin dan Kamis, dari tanggal 9 Juni 2014 sampai 9 Oktober 2014. Singapore Airlines akan menggunakan Boeing 777-200ERs untuk penerbangan ini.

Penerbangan Singapura-Athena akan beroperasi dengan nomor penerbangan SQ382, berangkat pada pukul 02.05 dini hari dan tiba pada pukul 08.30 pagi waktu setempat. Kepulangan dari Athena-Singapura akan beroperasi dengan nomor penerbangan SQ381, berangkat pada pukul 13.00 waktu setempat dan tiba pada pukul 04.55 pagi hari berikutnya.

Sebelumnya Singapore Airlines terpaksa mengambil keputusan berat untuk menangguhkan layanan sepanjang tahun ke Athena pada Oktober 2012 akibat kondisi bisnis perusahaan. (*)

Ini 10 Cara Menikmati Paris secara Romantis - 2

Dikenal sebagai kota romantis, banyak pasangan yang memang menjadikan kota Paris sebagai tujuan utama berbulan madu. Bagi yang masih pacaran pun, Paris kerap dijadikan pria sebagai tempat untuk melamar pasangannya.

Paris tak hanya Menara Eiffel atau menyusuri Sungai Seine, tetapi masih banyak tempat romantis lainnya. Setelah sebelumnya memaparkan lima tempat romantis di Paris, berikutnya saya tuliskan lima tempat lagi untuk menikmati Paris secara romantis.

(6) Gembok Cinta

Gembok cinta di Paris yang sangat terkenal berada di jembatan Arts dan jembatan Archevêché. Gembok cinta ini digantungkan terkunci oleh dua sejoli yang kasmaran. Tujuannya ialah agar cinta mereka terkunci abadi.

DINI KUSMANA MASSABUAUGembok cinta di jembatan Paris, Perancis.
Di gembok yang terpasang, kita bisa melihat nama yang tertulis, unik memang memercayakan sebuah gembok untuk kelanggengan hubungan percintaan.

Kabarnya, tradisi yang dilakukan oleh penduduk Perancis hingga mancanegara yang datang ke tempat ini mulai membawa masalah bagi jembatan itu sendiri. Berhubung jembatan kuno Arts dan Archevêché ini sangat dijaga kelestariannya, pemerintah sedang mencari jalan keluarnya untuk memindahkan gembok tersebut.

Bagi pembaca yang masih ingin melihat bukti cinta dari pasangan seluruh dunia, saatnya sekarang untuk mengunjungi dua jembatan dengan gembok cintanya.

(7) Menginap di Hotel Romantis dan Unik

Rasanya kurang sreg kalau acara ke Paris tidak dilengkapi dengan suasana kamar yang membawa kenangan tersendiri. Kalau soal hotel, jujur saya akui, hotel di Indonesia rasanya lebih wah. Berkat profesi ayah saya, keluar masuk hotel di Indonesia kerap saya lakukan, hingga saat ini.

DOK DINI KUSMANA MASSABUAUPenulis, Dini Kusmana Massabuau dengan suami di Taman Eiffel, Paris.
Karena itu, bagi saya, menginap di Paris bukanlah hotel bintang lima dengan kemewahan emas yang akan saya tawarkan, melainkan yang unik dan masih berhubungan dengan kesan romantis. Lagi pula, bukan taburan mawar di atas kasur yang membuat kamar romantis, melainkan memang hotel dan kamarnya itu sendiri yang unik.

Hotel pertama ialah Montmartre mon amour! Dari nama hotelnya saja sudah mengandung kesan cinta. Hotel ini dibangun memang untuk pasangan yang kasmaran di mana dua sejoli memiliki hasrat cinta yang menggebu.

"Bila kita tidak sedang jatuh cinta, sebaiknya jangan datangi hotel ini," tutur Sandrine Alouf, seniman yang mendesain atmosfer hotel di daerah Montmartre ini.

Hotel ini memang unik. Setiap kamarnya memiliki dekorasi yang membawa suasana ke dalam "Paris in love". Foto dan lukisan dari legenda terkenal dipadu dengan warna. Setiap dekorasi hotel dari mulai kita memasuki akan terlihat romantis, cinta, dan membara. Dominasi warna merah dan besarnya gambar dari artis terkenal tak terlalu berlebihan.

Keuntungan hotel ini hanya dua menit dari Sacrè Cœur, daerah romantis yang saya sarankan kepada pembaca. Hotel berbintang empat ini dari segi harga tak terlalu mahal dibandingkan hotel-hotel di Paris. Harga satu kamar mulai dari 119 euro hingga 179 euro.

Hotel kedua ialah Vice Versa. Hotel ini boleh dibilang sangat feminin dan imut. Karena itu, kamarnya pun untuk ukuran hotel bintang empat boleh dikategorikan kecil. Yang menarik dari hotel ini adalah si perancangnya yang sudah terkenal, yakni Chantal Thomass. Dia juga dikenal sebagai salah satu perancang pakaian dalam.

DINI KUSMANA MASSABUAUSalah satu kamar di Hotel Vice Versa di Paris, Perancis.
Kamar hotel berwarna merah jambu, bulu-bulu, dekorasi kue, hingga sedikit nakal menjadi tema dari hotel yang berada di arondisenem 15 Paris. Buat pasangan yang senang dengan suasana romantis, manis dan imut, hotel ini memang tepat sekali.

Hotel ketiga yang saya pilih lain dari yang lain karena menawarkan aneka suasana dan dekor berbeda. Dekor bagi penyewaan kamar saja berupa futuristik, serasa berada di angkasa, serba canggih, tetapi justru itu uniknya menurut saya, khususnya bagi pasangan yang menyukai suasana future. Namanya Hotel Seven!

Di Hotel Seven, kamar dengan tempat tidur seolah melayang. Kaca-kaca menjadi dekorasi utama, semua serba transparan. Dan langit kamar berhiaskan atmosfer angkasa. Banyak yang bilang, kalau sedang jatuh cinta, pikiran seolah di awang-awang, cocoklah dengan jenis hotel ini. Satu hal yang mungkin harus dicatat, menurut saya, kamar jenis ini cocoknya untuk pasangan muda.

Tetapi, bagi pasangan yang lebih menyukai romantis dengan kelembutan, jangan khawatir, Hotel Seven juga menyediakan kamar jenis itu, tapi harganya menurut saya mahal!

Kalau melihat dari fasilitas dan dekorasi kamarnya, barulah saya bisa paham, mengapa harga yang ditawarkan mulai dari harga hampir 500 euro per malam.

Kamar tipe "The love vous suite" misalnya, tidak hanya menawarkan dekorasi romantis dan modern, dalam kamar dilengkapi dengan perapian moderen. Teras kecil begitu menyenangkan dan hadiahnya adalah sebuah jacuzzi di luar kamar untuk berdua. Tentu untuk mendapatkan keindahan dan romantis ini harus rela keluar uang mulai dari 700 euro!

Dan yang terakhir adalah favorit saya, hotel lain dari yang lain. Hotel Saint James Paris. Madame Dosne-Thiers membangun kastil kecil ini pada 1892 sebagai penghormatan kepada Presiden Perancis Adolphe Thiers. Berada di bangunan neo-klasik ini bisa membuat kita seperti berada dalam bangunan borjouis dengan dekorasi tempo dulu. Sebuah bangunan indah yang berada di arondisemen 16 Paris.

DINI KUSMANA MASSABUAUHotel Saint James Paris dengan dekorasi tempo dulu.
Hotel ini bagi saya sulit dibandingkan dengan hotel luks lainnya. Bisa membayangkan dong ya, saat melihat film Perancis, di mana dindingnya dilapisi oleh wallpaper khas, taman khas Perancis dan mendapatkan pelayanan ala bangsawan. Di sinilah kita bisa mendapatkannya dengan nyaman.

Nyaman buat saya mungkin itu kata yang paling tepat. Karena, kadang berada dalam hotel mewah sudah membuat jengah sendiri. Sementara, di sini saya merasakan betul bisa menikmati dengan santai dan romantis. Hotel terakhir ini sangat saya rekomendasikan bagi mereka yang menyukai ketenangan dan kembali ke masa lampau.

(8) Berjalan Santai di Jardin Luxemborg

Entah sudah berapa kali saya ke Paris, baik bersama suami maupun dengan anak-anak, taman ini selalu saya lewatkan. Taman luas ini memang enaknya dikunjungi saat musim semi hingga awal musim panas. Taman seluas 25 hektar dan dibangun pada 1612 atas perintah Ratu Marie de Medicis ini memiliki dua bagian.

Bagian Perancis dan Inggris dengan kolam air mancur yang kini dilengkapi kursi-kursi unik menjadi rebutan para pendatang, mengapa? Karena duduk di kursi menghadap kolam air mancur, entah magic, memberikan kenikmatan tersendiri.

Duduk berdua menikmati senja berada dalam taman ini, saya rasa hal yang indah. Romantis, tanpa harus mengeluarkan biaya sepersen pun, bisa didapatkan. Jadi tak heran bila di taman ini kita akan banyak melihat pasangan yang kasmaran saling bermesraan.

(9) Bersepeda Berduaan di Le Marais

Le Marais adalah daerah di Paris yang dimulai dari arondisemen 3 dan 4, besar ya? Karena itu, saya akan menyeleksi beberapa saja. Namun, cobalah untuk bersepeda berduaan. Jika memang tak bisa, pilihlah hanya beberapa tempat yang memudahkan kita berjalan kaki. Mulailah dari Place des Vosges.

Place des Vosges adalah bekas tempat kerajaan dan merupakan tempat monumen tertua di Paris. Konon kabarnya, ciuman pertama di bawah lorong beratap inilah memiliki magic. Tetapi, jangan lupa untuk membawa pasangan Anda ke tamannya, yaitu Jardin Saint Gilles Grand Veneur, yang terkenal sebagai taman romantis.

Lalu bersepedalah menuju Île Saint Louis, melewati jembatan dan agar terasa makin romantis, cicipilah es krim di Berthillon.

DINI KUSMANA MASSABUAUNotre Dame de Paris dilihat dari seberang Sungai Seine.
Setelah itu, cobalah menuju Notre Dame de Paris. Siapa yang tak tahu legenda dari bangunan gereja ini. Si bungkuk Quasimodo yang jatuh cinta kepada Esmeralda. Lihatlah dari depan bangunan bersejarah ini, sebuah gereja yang tercatat sebagai monumen dunia, dengan loncengnya yang memukau. Bangunan yang pada tahun ini berusia 850 tahun.

Jika masih ada waktu sempatkanlah bersepeda menuju pasar bunga di Place Louis Lepine. Berbagai jenis bunga ditawarkan di sini. Tentu bisa bayangkan pasangan wanita sudah berharap diberikan setangkai bunga.

Satu tempat di daerah Marais yang sebenarnya boleh dibilang biasa-biasa saja, tetapi tak jauh dari Notre Dame de Paris, yaitu Hotel de Ville. Bila saya menyarankan Anda ke tempat ini bukan untuk mengagumi bangunan atau tempatnya, tetapi seorang fotografer Perancis terkenal di dunia, yaitu Robert Doisneau, dengan fotonya hitam putih yang menjadi ciri khas Kota Paris, mengabadikan banyak pasangan kasmaran di depan bangunan  ini.

Berkat foto-foto dari Doisneau inilah kota Paris semakin terkenal dengan julukan sebagai Kota Romantis. Dan bagi para pembaca silakan mengabadikan momen bahagia ini dengan mencontoh beberapa tempat di mana sang fotografer merasa sebuah romantika bisa tercipta.

(10) Naik Kereta Kuda

Di Perancis kita menyebutnya "caleches". Dan kereta kuda yang istimewa itu adalah Paris caleches. Kereta kuda biasanya bisa ditemui di sekitar Menara Eiffel. Namun, bila Anda ingin mendapatkan yang sangat istimewa dan romantis, apalagi ingin merayakan sesuatu dalam kereta, meminang sang kekasih, memperingati hari pernikahan, sebuah kereta kuda bisa dipesan sesuai dengan temanya.

DINI KUSMANA MASSABUAUKereta kuda di Paris.
Kereta kuda bagaikan Cinderella. Saat ini, kereta kuda menjadi incaran pasangan kasmaran untuk beromatis ria dengan sang pujaan hati.

Memang kereta kuda jenis ini lebih mahal dibandingkan dengan kereta kuda biasa bagi turis lainnya. Namun, namanya spesial tentu saja harga pun ikutan menjadi istimewa. Mengelilingi kota Paris dengan kereta kuda adalah salah satu cara yang ajaib... (DINI KUSMANA MASSABUAU)

Wisata Taman, Hemat dan Bermanfaat

Jika sedang memiliki rezeki berlebih, banyak orang memilih menghabiskan akhir pekan berlibur ke luar kota maupun ke tempat wisata.

Namun, bagaimana jika kondisi keuangan lagi prihatin? Jangan khawatir. Sebagai masyarakat Jakarta, beruntung banyak alternatif wisata hemat tersedia di dalam kota. Misalnya saja wisata taman.

Belakangan, Pemda DKI Jakarta banyak merenovasi taman kota sehingga tertata asri. Pepohonan rimbun banyak ditanami mengitari taman membuat suasana kian sejuk. Belum lagi kursi-kursi "malas" yang sengaja diadakan untuk pengunjung yang ingin bersantai.

Berikut beberapa taman di Jakarta yang menjadi tempat favorit sebagian masyarakat kota menghabiskan akhir pekan.

Taman Ayodya

Berada di bilangan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, taman kerap menjadi tempat persinggahan pengendara yang melewati kawasan ini. Ya memang, keberadaan taman tepat di tepi jalan memudahkan masyarakat yang sedang berlalu lalang untuk melipir sejenak.

KOMPAS.COM/TRI WAHYUNIBeberapa orang sedang memancing di Danau Situ Lembang, Menteng, Jakarta.
Taman Ayodya juga sering disebut Taman Barito karena letaknya di Jalan Barito. Pada akhir pekan, taman cenderung ramai oleh pengunjung yang memang sengaja datang menikmati kehijauan taman.

Taman Suropati

Sebagian masyarakat Jakarta pasti telah mengenal Taman Suropati. Taman yang berada tak jauh dari kediaman orang nomor satu DKI Jakarta ini, menjadi magnet bagi komunitas untuk berkumpul.

Mau melihat berbagai aktifitas berbaur dalam satu taman? Bisa jadi di sini tempatnya. Di Taman Suropati memang sangat mudah menemui orang melakukan banyak hal. Mulai dari olahraga seperti lari-lari kecil mengitari taman hingga berkesenian bermain musik hingga menggambar.

Suasana taman pun kian hidup pada saat malam dengan dilengkapi kerlip lampu.

Taman Menteng

Taman Menteng didominasi bangunan berbentuk kaca. Taman bekas markas klub sepakbola Jakarta (Persija) itu kini lebih rimbun dengan ditanami banyak pohon.

KOMPAS/LASTI KURNIAKelompok penyandang disabilitas yang tergabung di dalam aktifitas Jakarta Barrier Free Tourism mencoba ramp atau jalur jalan untuk kursi roda di Taman Situ Lembang, Jakarta, Minggu (28/4/2013). Sebelumnya mereka juga mencoba akses bagi penyandang disabilitas di Taman Menteng dan di kedua taman tersebut mereka menemukan kesulita terbesar adalah kondisi toilet umum yang tidak ramah bagi penyandang disabilitas
Salah satu kelebihan Taman Menteng adalah mudah menemukan tempat makan. Mulai dari restoran ternama hingga kaki lima. Tak aneh memang karena kawasan Menteng telah terkenal sebagai kawasan elit di Jakarta.

Taman Situ Lembang

Sesuai dengan namanya, di taman Situ Lembang menyimpan situ atau danau. Danau kecil yang ada merupakan danau buatan. Pengunjung sering memanfaatkannya untuk memancing.

Lokasi Taman Situ Lembang tak jauh dari Taman Menteng. Jadi jika Anda berniat wisata di Taman Menteng, sekalian saja pergi ke Situ Lembang.

Taman Honda

Mungkin tak banyak yang mendengar tentang Taman Honda. Taman yang ada di bilangan Tebet ini merupakan ruang terbuka hijau yang dimanfaatkan oleh masyarakat beraktifitas.

Di dalam taman, terdapat beberapa fasilitas permainan yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung terutama anak-anak.

KOMPAS.COM/TRI WAHYUNIParktivity ketiga Panasonic di Taman Kebun Bibit, Tebet Barat Raya. Kagiatan ini mengajak anak-anak untuk melestarikan lingkungan hijau di wilayah ibu kota dalam bentuk permainan hingga menanam pohon di taman.

Karnaval AirAsia Sediakan Sejuta Kursi

Mengawali Oktober, maskapai penerbangan AirAsia Indonesia menggelar ‘Karnaval AirAsia’ yang merupakan kampanye pemasaran terbesar dan ditunggu oleh para pecinta traveling di Tanah Air.



Karnaval AirAsia menyediakan 1 juta kursi di rute penerbangan domestik dan internasional yang ditawarkan dengan harga spesial mulai Rp 0 sekali jalan. Kursi promo Karnaval AirAsia dapat diperoleh mulai hari ini (Senin) sampai 13 Oktober 2013 untuk periode perjalanan mulai 15 Oktober 2013 sampai 5 Agustus 2014.

Bernard Francis, Commercial Director AirAsia Indonesia mengatakan Karnaval AirAsia merupakan kejutan yang hadir dua kali dalam setahun bagi pelanggan setia AirAsia Indonesia.

“Setiap orang pasti bahagia dan merasa senang jika datang ke suatu karnaval. Begitu juga dengan Karnaval AirAsia, yang ingin membagi kesenangan dan kebahagian kepada pelanggan melalui tiket penerbangan hemat mulai dari Rp 0 ke berbagai rute domestik dan internasional,” kata Bernard dalam siaran pers di Jakarta, Senin (7/10/2013).

Menurut Bernard, salah satu kelebihan Karnaval AirAsia dibandingkan dengan kampanye marketing AirAsia Indonesia lainnya adalah jadwal perjalanan yang fleksibel sehingga dapat mengakomodir pelanggan yang merencanakan perjalanan bisnis maupun wisata dalam waktu dekat maupun jangka panjang.

"Seluruh pelanggan dapat menikmati kursi super hemat ke berbagai destinasi domestik AirAsia Indonesia seperti Jakarta, Medan, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, maupun destinasi internasional seperti Singapura, Johor Bahru, Kuala Lumpur, Bangkok, Phuket, Perth, Darwin dan banyak destinasi menarik lainnya," paparnya.

Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan ekstra saat melakukan perjalanan, AirAsia Indonesia menawarkan layanan asuransi inovatif yaitu AirAsia Insure. Hanya dengan membayar mulai dari Rp 19.000 para penumpang akan terlindungi dan mendapatkan berbagai manfaat seperti kompensasi atas keterlambatan penerbangan.

Selama Karnaval AirAsia berlangsung, AirAsia Insure menawarkan one hour on-time guarantee, di mana penumpang yang mengalami keterlambatan lebih dari 1 jam akan menerima kompensasi sebesar Rp 600.000. (*)

Segarnya Asinan Sayur Lan Jin

Saat cuaca panas, asinan memang cocok dijadikan kudapan di siang hari. Asam cukanya maupun pedasnya bumbu kacang yang mengguyur bahan asinan pun seolah menyegarkan suasana siang yang begitu terik.

Berbicara soal asinan, di Pasar Lama, Tangerang, Banten, ada penjual asinan legendaris yang terkenal dengan asinannya yang lezat. Ya, siapa apa lagi kalau bukan asinan Lan Jin. Asinan yang sudah tersohor di Tangerang ini berada di tengah Pasar Lama dekat Kelenteng Boen Tek Bio.

Asinan yang dijajakan di sini adalah asinan sayur. Isinya terdiri dari tauge, kol, lobak, timun, sayur asin, dan wortel. Ditambah dengan irisan tahu kuning dan taburan kacang tanah yang sudah digoreng. Semua bahan diguyur dengan kuah cuka yang bercita rasa segar, asam, manis, dan sedikit pedas. Untuk Anda yang menyukai rasa lebih pedas, jangan khawatir, ada sambal tambahan yang sudah disediakan.

Segarnya sayuran yang terendam saus cuka bisa membuat terus menelan ludah. Belum lagi aroma saus cuka yang begitu lezat membuat siapa pun pasti tidak tahan ingin segera menyantapnya.

Sensasi segar saus cuka dan renyahnya sayur menjadi kombinasi yang tak terlupakan ketika sudah berpadu di mulut. Sayur yang digunakan merupakan sayur yang segar dan berkualitas sehingga sayur pun jadi terasa renyah. Gurih khas kacang tanah juga turut menyemarakkan rasa asinan ini. Sungguh kudapan yang cocok untuk siang hari.

Harga seporsi asinan Lan Jin dibanderol Rp 15.000. Memang cukup mahal untuk ukuran asinan. Tapi, jangan khawatir, satu porsi asinan Lan Jin cukup untuk dinikmati dua orang. Lezat, kenyang, dan pastinya sehat.

Jurnalis APEC Tertarik Ikut Tur Wisata di Bali

Ratusan jurnalis yang sebagian besar berasal dari mancanegara tertarik untuk mengikuti program tur wisata gratis yang disediakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selama pelaksanaan KTT APEC di Nusa Dua, Bali.

"Kami promosikan budaya dan tempat wisata di Bali dengan memanfaatkan momentum APEC kepada para jurnalis," kata Koordinator Pramuwisata, Amos Lilo di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Senin (7/10/2013).

Menurut Amos, sebagian besar jurnalis tersebut berasal dari Korea Selatan, Jepang, Vietnam, China, dan Amerika Serikat.

Pihak panitia menyediakan dua paket program tur di antaranya tur setengah hari dan tur satu hari penuh.

AFP PHOTO / MISS WORLD / ALBERT TJONGKontestan Miss World 2013 mengunjungi Tanah Lot, Bali, 9 September 2013.
Untuk paket setengah hari, para jurnalis dapat memilih untuk diajak ke sejumlah obyek wisata di antaranya Mengwi-Tanah Lot, Ubud, Garuda Wisnu Kencana-Uluwatu, dan mengunjungi sejumlah rumah tradisional Bali.

Sedangkan untuk tur satu hari penuh, wartawan bisa memilih paket perjalanan ke Kintamani, Bedugul-Tanah Lot, Pura Besakih, Karangasem, dan Ubud-Tanah Lot.

Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali menyiagakan tujuh orang pemandu wisata untuk melayani para jurnalis tersebut sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

"Sebagian besar jurnalis mancanegara memilih Uluwatu dan GWK. Tetapi paling jauh itu ada juga yang ke Besakih dan Kintamani," katanya.

Tak hanya wartawan mancanegara, jurnalis dalam negeri juga banyak yang mengikuti program tur wisata tersebut.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWOPenari beristirahat usai mennggelar pentas di Plaza Wisnu di Kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Ungasan, Bali, Kamis (22/8/2013). Nantinya di tempat tersebut akan dibangun monumen GWK yang memiliki ketinggian 126 meter dengan lebar 64 meter.
Sejak dibuka pendaftaran "Journalist Fam Trip APEC", ratusan wartawan mulai memesan jadwal perjalanan pada Kamis (3/10/2013).

Banyaknya wartawan yang ikut mendaftar membuat pihak panitia yang dikoordinir langsung oleh HPI Bali memperpanjang jadwal perjalanan dari semula hingga Selasa (8/10/2013) menjadi Rabu (9/10/2013).

"Meskipun para wartawan sibuk dengan agenda yang padat, tetapi kami sangat senang karena mereka memilih untuk melakukan tur saat sore hari," ujar Humas HPI Bali itu.

Seorang jurnalis dari China, Zengxin Li mengatakan tur wisata kepada para jurnalis memberikan nilai pengetahuan tentang pariwisata Bali. Li sudah sering mendengar nama Pulau Dewata, tetapi tugas meliput KTT APEC memberinya kesempatan mengunjungi obyek wisata untuk pertama kalinya.

"Saya sangat senang sekali bisa bepergian ke obyek wisata. Ini program yang bagus," kata Li.

KOMPAS/ALIF ICHWANPara peserta pertemuan APEC tertarik kepada kerajinan tangan kain asal Toraja yang dipamerkan di Kampoeng BNI yang berada di kawasan Hotel Ayana, Jimbaran, Bali, Kamis (3/10/2013). Hotel tersebut menjadi ajang pertemuan Dewan Penasihat Bisnis APEC.