Rabu, 22 Januari 2014

Turis China Datang ke Indonesia Saat Imlek

Wisatawan China yang berlibur ke Indonesia umumnya memilih datang saat musim liburan panjang seperti hari raya Imlek. Tahun ini, Imlek akan berlangsung pada akhir Januari 2014.

Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Analisa Pasar Internasional, Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Kemenparekraf, Budihardjanti, seperti termuat dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (20/1/2014).

“Setiap liburan hari raya Imlek jumlah kunjungan wisman ke Indonesia naik signifikan terutama dari RRT, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Malaysia,” kata Budihardjanti.
 
Ia menambahkan wisatawan China rata-rata memiliki lama tinggal sekitar  4-5 hari dengan pengeluaran sekitar 100-110 dollar Amerika Serikat per hari. 

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOWarga keturunan Tionghoa membakar dupa untuk berdoa menyambut tahun baru Imlek 2564 di Vihara Dharma Bhakti atau Kim Tek Ji, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Sabtu (9/2/2013). Ritual doa ini untuk melepas Tahun Naga dan menyambut datangnya Tahun Ular Air.
“Kita berharap kunjungan wisman China tahun ini selain jumlahnya meningkat, juga lama tinggalnya meningkat sehingga devisa yang kita peroleh akan meningkat,” kata Budihardjanti.

Wisman China yang berkunjung ke Indonesia sebagian besar memilih Bali sebagai tempat favorit berlibur mereka. Masyarakat China menjadikan Bali sebagai salah satu destinasi terfavorit dari 10 tujuan wisata dunia terfavorit selain Australia, Cape Town, Edinburgh, Hawaii, Madrid, Mesir, Air Terjun Niagara, Paris, dan Swiss.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar