Selasa, 19 November 2013

Belajar Multikultural dan Jadi Human Angel di Social Science Olympiads UI 2013



Sebagai generasi muda yang keren dan karena kita hidup di negara yang multikultural, harus bisa memahami multikultural itu sendiri dari sudut pandang anak muda. Olimpiade Ilmu Sosial (Social Science Olympiads) 2013 yang diselenggarakan BEM FISIP Universitas Indonesia jadi ajang yang pas banget buat kamu-kamu anak muda belajar bareng biar makin paham perbedaan.
Acara SSO dimulai sejak Juli, diawali dengan lomba menulis esai, dan berhasil memperoleh 41 esai terbaik, yaitu 22 esai terbaik cabang nasional, dan 19 esai terbaik cabang regional. Kesemuanya berhak ikutan main event SSO bersama guru pendampingnya di Universitas Indonesia 8-13 November 2013 kemarin. SSO tahun ini bukan cuma buat pelajar SMA dan sederajat, tapi buat guru-gurunya pun ada agenda dan kompetisi yang nggak kalah seru.
Pada hari pertama SSO aja, para finalis langsung diajak main Human Angel, jadi setiap finalis harus ngambil undian berisi nama finalis lain. Finalis yang dapet nama finalis lain di undian itu wajib berbuat baik layaknya malaikat kepada finalis yang namanya mereka temuin di kertas undian. Wah, yang cowok kalau dapet nama cewek dan kebetulan kece bisa jadi ajangpedekate tuh. Uniknya, finalis yang lagi jadi human angel nggak boleh ngaku kalau dia lagi jadihuman angel orang tersebut. Seru ya?!

Hari berikutnya, agendanya cukup padat dan berbobot, mulai dari seminar interaktif yang diisi Inayah Wahid (puteri Abdurrahman Wahid) yang juga Executive Director Positive Movement dan Jonathan Christian selaku founder media Inspirator Freaks, sampai kompetisi memecahkan masalah di mana para tim diberikan suatu kasus tentang isu multikulturalisme dan harus mengajukan gagasan kreatif, inovatif, sekaligus solutif. Untuk guru-guru pendampingnya, biar nggak bosen nunggu, ada juga forum berbagi yang dibawain Satrio Budi Adi di Soelaeman Soemardi Multimedia Center FISIP UI dengan topik “Pendidikan Multikulturalisme.”
Ada juga kompetisi review film, kompetisi pengetahuan ilmu sosial, dan lingkaran pengetahuan. Di kompetisi review film, para finalis dipertontonkan film terkait isu multikulturalisme dan wajib memberikan opini kritisnya terhadap isu tersebut. Terus di kompetisi pengetahuan ilmu sosial, para finalis harus jawab pertanyaan seputar mata pelajaran sosial, mulai dari sosiologi, ekonomi, geografi, sampai sejarah bagi finalis nasional, sementara para finalis regional menjawab pertanyaan seputar sejarah dunia, ASEAN, dan ekonomi. Sedangkan di lingkaran pengetahuan, para finalis ngunjungin empat pos di mana setiap pos ngasih pertanyaan tertentu yang berhubungan dengan matematika, logika, dan pengetahuan umum tentang multikulturalisme.

Selain serangkaian acara di atas, ada juga booth-booth jurusan ilmu sosial di UI sehingga para finalis bisa tahu gambaran umum dari jurusan ilmu sosial yang siapa tahu mereka minati. Ada juga Institution Visit ke Gedung DPR di Senayan sehingga para finalis bisa melihat langsung tempat para wakil rakyat bekerja. Belum selesai jalan-jalannya, abis itu para finalis diajak ke Taman Mini Indonesia Indah terus ikut game Amazing Race gitu dengan kelompok yang berbeda dengan tim asalnya, biar saling kenal dan punya temen baru. Abis itu ada juga Awarding Night,Gala Dinner, dan baru deh upacara penutupan.

Bisa dipastiin semua finalis dan para guru pendampingnya dapat pengalaman berharga banget. Semoga makin banyak acara serupa yang seru, asik, dan bermanfaat buat para kawula muda.

Rabu, 13 November 2013

Angga/Rian Langsung Tumbang di Babak Pertama China Open

Angga Pratama/Rian Agung Saputro tak mampu menundukkan ganda Inggris, Chris Adcock/Andrew Ellis, dan langsung terhenti di babak pertama China Open Superseries Premier 2013. Juara Indonesia GPG 2013 tersebut kalah dua game langsung, 11-21, 19-21, saat bertanding di Yuan Shen Gymnasium, Shanghai, Rabu (13/11/2013).

Angga/Rian tak bisa mengimbangi permainan Adcock/Ellis pada game pertama. Pemain non-unggulan tersebut terus menekan Angga/Rian dan unggul jauh 16-6. Tak mampu berbuat banyak, ganda Indonesia kehilangan game pertama, 11-21.

Pertandingan memanas pada game kedua. Angga/Rian menunjukkan kapasitas mereka sebagai unggulan delapan dan terus memimpin hingga 17-14. Namun, Adcock/Ellis dapat menyamakan angka 19-19. Ganda Inggris tersebut memupuskan harapan Angga/Rian untuk memperpanjang pertandingan dengan mengakhiri game kedua, 21-19.

Kekalahan tersebut membuat Indonesia kehilangan satu wakil lagi di nomor ini. Sebelumnya, Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi takluk di tangan pasangan China, Fu Haifeng/Hong Wei, dengan straight game 21-18, 21-12.

Indonesia masih memiliki dua wakil, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Markis Kido dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Marcus/Kido saat ini masih bertanding melawan ganda Taiwan, Hung Ling Chen/Chia Pin Lu. Sementara Ahsan/Hendra akan bertanding melawan wakil Korea, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, sore ini.

Joko Suprianto: Tommy Menang, tetapi Belum "In"

 Tommy Sugiarto harus kerja keras pada babak pertama turnamen China Open Superseries Premier 2013 di Shanghai. Lewat permainan rubber game, Tommy akhirnya mampu menundukkan Juara Dunia Yunior 2010 asal Denmark, Viktor Axelsen, 21-19, 19-21, 21-10, Rabu (13/11/2013).

Tommy sebetulnya berpeluang besar menyelesaikan pertandingan dalam dua game langsung saat memimpin 16-12 pada game kedua. Namun, seperti dituturkan Joko Suprianto, sang pelatih, Tommy lengah dan kesempatan ini dimanfaatkan Axelsen.

"Meskipun hari ini menang, main Tommy belum in benar. Gerakannya masih lambat danpower-nya juga masih belum keluar. Di game kedua, Tommy sudah unggul jauh 16-12, tetapi dia lengah dan lawan banyak melancarkan serangan," tutur Joko pada badmintonindonesia.org.

“Pada game ketiga Tommy bermain lebih enak, terlihat dari gerakan-gerakannya, power-nya juga mulai keluar," imbuh kepala pelatih tunggal putra pelatnas ini.

Di babak kedua yang berlangsung Kamis (14/11), Tommy menunggu pemenang pertandingan antara pemain andalan Inggris, Rajiv Ouseph, dan wakil tuan rumah, Wang Zhengming. Sementara Sony Dwi Kuncoro masih akan berhadapan dengan Hsu Jen Hao (Taiwan), di babak pertama, hari ini.

Selain Tommy, pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari juga memastikan tempat di babak kedua. Begitu juga pasangan ganda campuran Marcus Fernaldi Gideon/Rizki Amelia Pradipta.

Sayangnya, Vita Marissa/Variella Aprilsasi terhenti di babak pertama dari peraih medali emas Olimpiade London 2012, Tian Qing/Zhao Yunlei (China), 7-11, 11-21.

Pia/Rizki Susul Nitya/Greysia ke Babak Kedua China Open

Ganda putri Indonesia, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta melaju ke babak kedua China Open Superseries Premier 2013, usai mengalahkan ganda Korea, Ko A-ra/Yoo Hae-Won dengan straight game 21-19, 21-19, di Yuan Shen Gymnasium, Shanghai, Rabu (13/11/2013).

Datang sebagai unggulan tujuh, Pia/Rizki memulai game pertama dengan kurang baik. Banyak melakukan kesalahan sendiri, Pia/Rizki tertinggal cukup jauh 9-16. Bermain lebih rapi, ganda Indonesia merebut tujuh angka beruntun dan menyamakan skor 16-16, lalu menutup gamepertama dengan 21-19.

Game kedua berlangsung lebih ketat. Kedua ganda bermain imbang hingga skor 8-8. Pia/Rizki sempat unggul 16-12 sebelum Ko/Yoo kembali menyamakan angka. Banyak melancarkan serangan di depan net, ganda Indonesia kembali mengamankan game kedua dengan 21-19.

Hasil tersebut membawa mereka ke babak kedua, menyusul wakil Indonesia lainnya, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii, yang lebih dulu lolos setelah mengalahkan pasangan Amerika Serikat, Eva Lee/Paula Lynn Obanana, dengan 21-17, 21-14.

Pia/Rizki akan ditantang ganda muda Thailand, Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul, pada babak kedua, Kamis (14/11/2013).

Nitya/Greysia Siap Hadapi Peraih Emas Olimpiade London

Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii akan bertemu lawan berat pada babak kedua turnamen China Open Superseries Premier 2013 di Shanghai. Pasangan Indonesia ranking 16 dunia ini sudah ditunggu peraih medali emas Olimpiade London 2012 yang juga wakil tuan rumah, Tian Qing/Zhao Yunlei.
 
Nitya/Greysia merebut tiket babak kedua turnamen berhadiah total 450.000 dollar AS tersebut setelah menundukkan pasangan asal Amerika Serikat, Eva Lee/Paula Lynn Obanana, 21-17, 21-14.
 
Pada pertemuan pertama di Singapore Open Superseries 2013, pertarungan Nitya/Greysia vs Tian/Zhao berlangsung sengit. Tian/Zhao akhirnya memenangi pertandingan lewat permainanrubber game, 21-16, 13-21, 21-18.
 
Menghadapi ranking sembilan dunia tersebut, peluang Nitya/Greysia tetap terbuka. Pada ajang French Open Superseries 2013, Nitya/Greysia membuat kejutan dengan mengalahkan pasangan terkuat dunia asal China, Wang Xiaoli/Yu Yang. Sebelumnya, Juara Thailand Open Grand Prix Gold 2013 ini juga menumbangkan wakil "Negeri Tirai Bambu", Ma Jin/Zhong Qianxin.
 
"Kemenangan di Perancis atas pasangan China menjadi modal kami untuk meningkatkan kepercayaan diri. Kami berharap permainan kami konsisten dan dapat menunjukkan level yang sama dengan mereka," ujar Greysia yang dihubungi badmintonindonesia.org di Shanghai.
 
"Kami tak mau terbebani. Nikmati saja tiap pertandingan melawan siapa pun yang akan menjadi lawan kami. Tiap kalah-menang lawan pemain-pemain China pasti hasilnya selalu ramai," kata pemain klub Jaya Raya Jakarta ini.
 
Sementara itu, tiga pasangan ganda putra, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan, dan Angga Pratama/Rian Agung Saputro gagal melewati babak pertama. Begitu pun pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Vita Marissa yang mesti angkat koper setelah ditaklukkan wakil Korea, Yoo Yeon-seong/Jang Ye-na, 23-21, 16-21, 19-21.

hari keempat

Pushhh. ketiduran di kamar 420 lelah banget dah tidur dengan gaya baru pake 'Jas' dong

4th

Pushhh. ketiduran di kamar 420 lelah banget dah tidur dengan gaya baru pake 'Jas' dong

Gala Dinner

Gala Dinner diisi dengan Makanan yah gak berharap kita dapet rice box lagi lohhhh

Awarding Night

Eh..Eh ini dia Awarding night yang menegangkan, dan akhir untuk perpisahan sama temen temen

Seminar On Multiculturalism

Seminar Interaktif bersama ka Inayah nambah wawasan juga seputar Multikulturalisme

UI Excited

seneng banget bisa nanya nanya seputar UI sama Ka Cicel nambah informasi luas juga

Seminar

Lo gua .. eh ada seminar dari ka Inayah Wahid nih "r"

Human

dapet Human dari Pinrang Sulsel gak tau namanya siapa? tapi emang gua heran sama kak LO nya , soalnya dari malem itu pingin ngajak kenalan

Buddy

eh Angel ku "Dyas" Buddy nya masih ada di aku

I'm Confused

PSHS Cordilera what the problem? 

LO oh LO

di TMII dapet ka LO yakni ka niel dan ka ando . baik dah

HAI With Us

kita di TMII dapet grup15 " Sama kita yeaahhhh"

AUB3

yuhhhhuuu , ini asik banget atau kenapa ya AUB ke 3 variasi ya termasuk perform dari philipina

Hi! Pangkal Pinang

Hai guys! temen marzuki nambah atu lagi nihhhh namanya "Ka Anas" ya mirip sama mantan ketum partai ya

Cinema Room -Movriev

yaya , kita talkshow di cinema room bersama ka Adrian Jonathan ,  2 jam berasa beku di bioskop 

Way Jepara ya?

lihat marzuki pertama kali di wisma gak ada temen yeaayyyy! tapi akhirnya dia dapet temen juga loh

Kunker DPR RI

takjub kali ya ketika masuk ke ruang DPR-RI dan gak pernah nyagka bisa langsung duduk di kursinya

MCD

ini hasilnya jika kita big party ama anak 406 ditambah rifki dan gilang wkwkwk

Jolin

bawa pempek untuk oleh oleh, tapi hasilnya cukanya tumpah duhh

LO lv

Ka Juliana Cecilia Dosi itu LO kami bermarga Simarmata .......

crystal

kita jalan jalan ke crystal of knowledge... foto tapi fotonya msh sama kak LO "ka Cicel"

406 ya

gua seneng banget bisa makan malem sama sama di Kantin Asrama UI sama anak 406

So Sleepy

begitu seterusnya sampe kita selalu tidur diatas jam 12 malem 3 hari berturut turut

AUB2

malemnya kita nontonin mereka yang AUB yakni dari pulau JAWA hhhahahah

Problem Solv Present

Hari kedua kita yeayy PSP dimana kita dapet urutan ke 2 tampil di depan dewan juri

AUB

 malemnya kita AUB, dengan menampilkan Tari "Ya Saman" dengan penampilan ke-3

FISIP

Pas besoknya kita fighting kita lomba problem solving , duh bayangin dah gimana deg-deg an nya. 

Yeay

Tapi ternyata temen temen OIS pada welcome semua dngn kedatangan saya pada saat masuk di 406. Kangen banget!!!!!!!!!!!!

Hai 406!

akhirnya kita nyampe juga di Wisma Makara, awalnya takut karena ga sekamar sama temen 1 sekolah

Gerbang Tol Dukuh 1

dan bayangkan udah nyampe di jakarta bertemu dengan suasana kemacetan dan begitu teriknya jakarta pada saat itu

H1

Hari pertama gua ke SMB nyampe di Soetta nunggu dulu ama temen temen yang lain

406

Very happy bisa sekamar dengan ka reno, ardhen dan Ka budi

Quote

To be win not still to be a winner.

OIS

bakalan kangen dengan suasana di Fisip UI. GO.GO.GO Fisip GO!!!!!!

Soetta

i am at Soekarno Hatta Airport Now

Tundukkan Wakil Tuan Rumah, Tontowi/Liliyana Melaju ke Babak Kedua China Open

 Ganda campuran terkuat Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses menumbangkan wakil tuan rumah, Liu Cheng/Bao Yixin, pada babak pertama China Open Superseries Premier 2103. Juara Dunia 2013 tersebut menang dengan skor 21-11, 20-22, 21-7, saat bertanding di Yuan Shen Gymnasium, Shanghai, Rabu (13/11/2013).

Datang sebagai unggulan dua, Tontowi/Liliyana langsung menguasai game pertama. Memimpin jauh 10-2, ganda Indonesia tak memberi kesempatan pada Liu/Bao untuk berkembang. Tak lama, Tontowi/Liliyana mengakhiri game ini dengan 21-11.

Game kedua berlangsung lebih ketat. Kali ini, Liu/Bao mampu mengimbangi tempo permainan Tontowi/Liliyana dan memimpin 11-9. Ganda Indonesia sempat berbalik unggul 17-14. Namun, Liu/Bao kembali mengejar dan memaksa Tontowi/Liliyana bermain rubber usai menutup gameini dengan 22-20.

Tontowi/Liliyana kembali dengan performa gemilang di game ketiga atau terakhir. Unggul jauh 10-2, pasangan peringkat dua dunia ini terus melesat dan meraih kemenangan usai menyudahigame dengan 21-7.

Ini merupakan kemenangan kedua Tontowi/Liliyana atas Liu/Bao. Sebelumnya, Tontowi/Liliyana juga berhasil membungkam ganda China tersebut pada babak pertama Denmark Open 2013, Oktober lalu.

Indonesia masih menyisakan tiga wakil di nomor ini yang akan bertanding malam ini, yakni Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Ronald Alexander/Debby Susanto.
Hari ketiga gelaran Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Timur Open 2013 yang digelar di GOR Sudirman, mulai memanas. Duel antara unggulan ketiga Berliyan Sudrajat dari PB Semen Gresik dengan Mia Mawarti dari PB Guna Dharma menjadi laga teralot perebutan tempat perempatfinal di nomor tunggal taruna putri pada Rabu (13/11). 

Berliyan dan Mia harus berjibaku dalam pertarungan tiga gim dan memakan waktu 1 jam 41 menit. Duel ini akhirnya dimenangkan Berliyan dengan skor akhir 16-21, 24-22, dan 23-21. 

Kalah 16-21 di gim pertama, Berliyan melakukan serangan balasan di gim kedua. Namun, Mia mampu mengimbangi permainan sehingga butuh waktu lama bagi masing-masing kubu untuk mencetak poin. Berliyan akhirnya memaksakan rubber game usai memenangi gim kedua usai deuce, 24-22.

Di gim penentuan, pertarungan kian sengit. Kejar mengejar poin kerap terjadi. Perolehan poin keduanya tak pernah terpaut jauh. Di poin kritis, Berliyan unggul tipis 20-19. Usai rally panjang, Mia berhasil menyamakan poin 20-20. Pertandingan sempat terhenti karena keduanya seakan mulai kehabisan stamina. Medis pun turun untuk melihat kondisi kedua pemain muda ini. 

Saat permainan dilanjutkan, Mia langsung mencetak poin lewat dropshot tajam dan balik unggul 20-21. Namun, Berliyan berhasil meraih tiga angka penting berikutnya, dan hal ini membuatnya memenangkan laga dengan skor tipis 23-21. "Dia lawan yang ulet. Saya kalah power dan kurang maksa di gim pertama tadi," ujar Berliyan.

Berliyan pun berniat memperbaiki prestasinya di seri penutup Sirnas tahun 2013 ini. Apalagi, juara bertahan Febtria Adisthya absen kali ini sehingga peluang meraih juara semakin terbuka lebar bagi tiap peserta. Tak mau muluk-muluk, Berliyan memasang target semifinal.

"Saya ingin lebih baik, selama ini baru tembus delapan besar di Sirnas Yogyakarta kemarin. Kekuatan peserta rata semua, juaranya juga ganti-ganti terus," tandasnya.

Berliyan akan menantang Kharisma Budiwati asal HiQua Wima di perempatfinal. Sementara itu, Meilany dari Jaya Raya Suryanaga berhasil melaju setelah menumbangkan unggulan kedelapan, Zakia Ulfa dengan skor 21-19 dan 22-20. Di perempatfinal, ia sudah ditunggu pemain PB Djarum Devi Yunita Indahsari.

"Gak nyangka bisa ngalahin unggulan. Tadi saya juga cukup kesulitan dengan bola-bola silang dia. Musah-mudahan besok bisa menang lagi. Main di kandang sendiri jadi motivasi positif buat saya," pungkas Lanny. (*/)

Game "Temple Run" Mau Dibuatkan Film

Produser film Harry Potter, David Heyman, sedang dalam pembicaraan untuk membawa kisah game Temple Run ke layar lebar. Menurut laporan The Hollywood Reporter, studio film Warner Bros sedang mempertimbangkan untuk mengadaptasi kisah game mobile itu.

Laporan juga mengabarkan, Warner Bros sedang mencari penulis untuk proyek tersebut. 

Film ini kabarnya akan mengadopsi premis dari permainan, tentang seorang petualang yang dikejar oleh makhluk jahat penghuni kuil karena mencuri benda berharga yang selama ini disimpan di kuil.

Film yang diadaptasi dari video game memang bukan hal baru. Namun, adaptasi film dari sebuah game di perangkat mobile, bisa disebut sebagai hal yang langka. Sejauh ini, hanya Angry Birds yang diangkat menjadi film animasi dan diharapkan rampung pada 2016.

Game Temple Run yang tersedia untuk platform iOS dan Android ini dikembangkan oleh Imangi Studio dari Washington, Amerika Serikat. Kisahnya memiliki tampilan dan nuansa yang mirip seri film Indiana Jones.

Perusahaan Imangi didirikan oleh pasangan suami-istri Keith Shepherd dan Natalia Luckyanova pada 2008. Kiril Tchangov lalu bergabung dengan perusahaan itu pada 2009 untuk mengurusi bagian grafis. 

Mereka membuktikan bahwa game gratis juga bisa meraih sukses. Sementara keuntungan finansialnya, dilakukan dengan menerapkan metode pembelian dalam aplikasi (in-app-purchase).Jika seorang pemain Temple Run ingin memiliki koin emas yang banyak, maka ia bisa membayar mulai dari Rp 9.500 hingga Rp 189.000.

Tanpa MNC, Apa Strategi Rakuten Indonesia?

Perusahaan e-commerce Rakuten dan perusahaan media MNC Group memutuskan "bercerai" dalam perusahaan patungan Rakuten Belanja Online yang berdiri di Indonesia sejak pertengahan 2011. Rakuten yakin bisa tumbuh cepat meski berjalan tanpa MNC.

Presiden Direktur dan CEO Rakuten Belanja Online, Ryota Inaba mengatakan, perpisahan itu disebabkan karena adanya "perbedaan filosofi". 

"Dengan memiliki seratus persen saham di Rakuten Belanja Online, kami bisa melakukan banyak hal, dan kami bisa tumbuh cepat," tegasnya di sela acara Rakuten Expo 2013 di Jakarta, Rabu (13/11/2013).

Untuk tumbuh lebih cepat, Ryota melanjutkan, pihaknya memadukan metode bisnis antara e-commerce, layanan finansial, dan konten digital. Strategi ini mereka sebut sebagai “triangle business.”

Pada pertengahan tahun ini, Rakuten meluncurkan metode pembayaran terbaru hasil kerjasama dengan Veritrans. Rakuten juga akan mengintegrasikan layanannya dengan platform video streamingViki, perusahaan asal San Francisco, AS, yang telah diakuisisi pada September 2013.

“Ini akan memberikan pengalaman belanja online dan hiburan yang unik di Rakuten,” tegas Ryota.

Rakuten mengklaim mengalami pertumbuhan pesat di tahun ini. Pada kuartal tiga 2013, pesanan yang dibayar di Rakuten tumbuh sebanyak 165,6 persen dari tahun ke tahun. Gross merchant sales(GMS) yang dibayar juga tumbuh 104,2 persen, sementara convertion rate (CVR) tumbuh 58,6 persen.

Jumlah produk dan varian yang ada di Rakuten Indonesia saat ini lebih dari 500.000 dan telah bermitra dengan 500 merchant. Trafik yang masuk ke situs web Rakuten saat ini didominasi oleh pengunjung dari luar Jakarta, yakni 75 persen, sementara dari Jakarta sebesar 25 persen.

MNC Group sendiri, kini mendirikan MNC Shop, yang merupakan perusahaan patungan antara Global Mediacom dengan GS Home Shopping dari Korea Selatan. Mereka memiliki model bisnis yang kurang lebih sama dengan Rakuten, yaitu B2B2C, namun bisa diakses melaui situs web dan saluran televisi.

Dipajang di Toko, iPad Air Terbakar Hebat

iPad generasi terbaru, iPad Air, yang sedang dipajang di toko operator Vodafone di Canberra, Australia, tiba-tiba mengeluarkan api. Ledakan dan api yang membakar iPad Air tersebut dikabarkan cukup parah sehingga petugas pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api.

Seperti dikutip dari DailyMail, Senin (11/11/2013), seorang juru bicara Vodafone mengungkapkan bahwa sebuah "ledakan api" muncul dari port pengisi daya (charging) dari iPad Air yang sedang dipajang.

Ledakan tersebut diketahui cukup parah karena membuat kobaran api hebat di iPad Air tersebut. Asap dari ledakan tersebut pun sampai memenuhi toko. Saat toko tersebut mulai dipenuhi dengan asap, petugas pemadam kebakaran harus turun tangan.

Tidak ada korban jiwa, baik dari pihak karyawan maupun pengunjung toko, selama kejadian tersebut. Namun, berdasarkan pengamatan setelah kejadian, iPad Air tersebut tampak benar-benar hancur akibat terkena panas yang sangat tinggi.

Pihak Apple dikabarkan langsung begerak cepat dalam menangani kasus ini. Perwakilan Apple telah mengunjungi toko Vodafone dan mengambil tablet iPad Air yang telah terbakar ini untuk mencari tahu mengapa produk tersebut bisa terbakar sendiri.

Namun, hingga saat ini, belum ada komentar dari pihak Apple perihal kasus meledaknya iPad Air tersebut.

Ini bukan kasus ledakan pertama yang melibatkan produk besutan Apple. Sebelumnya, ada beberapa laporan mengenai iPhone yang terbakar dan melukai pemiliknya. Namun, ini merupakan kasus ledakan pertama iPad.

Berdasarkan hasil penyidikan, Apple menyimpulkan bahwa ledakan iPhone yang telah terjadi sebelumnya disebabkan penggunaan charger dari pihak tidak resmi alias bukan buatan Apple. 

iPad Air sendiri untuk pertama kalinya hadir di toko pada beberapa negara tertentu mulai 1 November 2013 lalu. iPad Air dirilis dengan berbagai perubahan baru jika dibandingkan iPad generasi sebelumnya. Ia memiliki desain baru, lebih tipis, dan juga lebih ringan. Dari segi performa pun iPad Air ditunjang dengan hardware baru, seperti prosesor A7 64-bit.
Sumber: Dailymail
Editor: Reza Wahyudi

Populasi Ultrakaya Asia Lebih Banyak ketimbang Amerika!

Peta orang-orang ultrakaya di dunia mulai mengalami pergeseran. Jika selama beberapa dekade Eropa dan Amerika Utara mendominasi jumlah miliarder, kini Asia mulai unjuk kedigdayaan.

Menurut hasil sensus perdana The Wealth X and UBS Billionaire 2013, populasi miliarder di dunia mencapai rekor baru menjadi 2.170 orang pada tahun ini dan jumlah kekayaan miliarder di Asia melonjak hampir 13 persen. Oleh karena itu, Asia menjadi kawasan yang paling pesat pertumbuhannya.

Pada tingkat pertumbuhan saat ini, The Wealth X and Billionaire yang melakukan studi global komprehensif tentang kekayaan dan orang-orang ultrakaya memperkirakan, Asia akan memperkecil ketertinggalannya dari Amerika Utara hanya dalam waktu lima tahun.

Asia juga mengalami peningkatan tertinggi dalam populasi miliarder dari sebelumnya hanya 3,7 persen pada 2012 dengan total kekayaan melonjak 13 persen. Hal tersebut dianggap sebagai pergeseran "lempengan tektonik" kekayaan global.
 Laporan sensus tersebut juga menunjukkan bahwa 810 orang menjadi miliarder sejak krisis keuangan global 2009. Populasi miliarder yang dikombinasikan kekayaan bersih lebih dari dua kali lipat, dari sebelumnya 3,1 triliun dollar AS (Rp 35 kuadriliun/Rp 35.879 triliun) pada 2009 menjadi 6,5 triliun dollar AS (Rp 75 kuadriliun/Rp 75.231 triliun) pada 2013. Jumlah tersebut cukup untuk mendanai defisit  anggaran Amerika Serikat sampai 2024, dan lebih besar dari PDB setiap negara kecuali AS dan China.

The Wealth X and UBS Billionaire Census 2013 meneliti populasi ultrakaya menurut wilayah, negara, jenis kelamin, dan sumber-sumber kekayaan mereka. Menariknya, terdapat temuan kunci, selain akselerasi jumlah miliarder Asia.

Temuan kunci tersebut adalah bahwa populasi miliarder global meningkat 0,5 persen yang diimbangi dengan pertumbuhan total kekayaan sebesar 5,3 persen pda tahun lalu. Eropa tampil sebagai "rumah" bagi sebagian besar miliarder yakni 766 orang. Namun, Amerika Utara memiliki kekayaan paling tinggi yakni 2.158 miliar dollar AS. 

Sementara Asia memberikan kontribusi 18 miliarder baru, diikuti Amerika Utara sebanyak 11 orang.
Beda lagi dengan Amerika Latin yang dinilai sebagai kawasan yang paling lambat "memunculkan" miliarder dengan pertambahan kekayaan, hanya mengalami pertumbuhan 2,3 persen.

Untuk tahun ini, kekayaan bersih rerata miliarder dunia mencapai 3 miliar dollar AS. Secara global, ada 111 orang yang masing-masing memiliki kekayaan bersih lebih dari 10 miliar dollar AS. Kekayaan bersih gabungan mereka bahkan melampaui nilai 1,9 triliun dollar AS atau lebih besar dari PDB Kanada.

Meskipun gagasan popular miliarder adalah individual kosmopolitan, sebagian besar dari mereka masih berbasis di lokasi yang sama di mana mereka dibesarkan.

Sebanyak 60 persen dari jumlah miliarder tersebut adalah mereka yang mencari kekayaannya mulai dari nol. Sementara itu, 40 persen lainnya mewarisi kekayaan mereka secara turun temurun dari keluarga. 

Hanya 17 persen miliarder perempuan yang memperoleh kekayaannya berkat kerja keras, sedangkan 71 persen memperoleh harta melalui warisan.

The Wealth X bermitra dengan UBS untuk membuat laporan bersama mengenai populasi ultrakaya. UBS sendiri merupakan sebuah lembaga pengelola kekayaan, investasi, dan manajemen bisnis aset global selama lebih dari 150 tahun.

Yuk, Mengenal Vinyl Lebih Jauh...

Tidak seperti pelapis lantai lainnya, pelapis lantai yang terbuat dari vinyl tersedia dalam jenis ubin (papan) atau lembaran. Vinyl merupakan jenis pelapis lantai yang relatif paling murah ketimbang pelapis lantai lainnya. 

Pengamatan Kompas.com di gerai material bangunan, Minggu (10/11/2013) mendapati vinyl yang variatif dan murah. 

Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan lantai vinyl.  
 
Pertama, permukaan vinyl yang lebih halus ketimbang lantai kayu. Selain itu, karena dilapisi dengan kain atau busa di bagian bawahnya, lantai vinyl pun terasa lebih nyaman ketika dipijak. Kelembutan lantai ini memberikan fleksibilitas dalam pemasangannya. 
 
Kedua, tersedia banyak pilihan. Warna, gaya, corak, apa pun yang Anda inginkan umumnya tersedia. Lantai vinyl pun dirancang meniru material lain, seperti bebatuan atau kayu. Dari jauh, Anda akan sulit melihat perbedaan antara lantai vinyl dengan material aslinya.
 
Ketiga, relatif tahan lama. Beberapa produsen lantai vinyl bahkan mengklaim bahwa produknya mampu bertahan antara 15 hingga 20 tahun. Selain itu, lantai ini juga kuat lantaran mampu menahan kotoran dan menahan air. Perawatannya pun mudah. Anda hanya perlu menyapu dan sesekali mengepelnya untuk memastikan lantai tersebut selalu bersih.
 
Sayangnya, ada beberapa sisi buruk dari lantai vinyl. Pertama, menyangkut material pembuatnya. Vinyl dibuat dengan menggunakan polyvinyl chloride (PVC). PVC mampu melepaskan volatile organic compounds (VOC) ke udara. Bagi orang yang sensitif terhadapnya, tentu hal ini akan sangat berbahaya. Namun, sejak 2010 sudah banyak pabrik yang mulai mengurangi kandungan PVC dalam produk mereka.
 
Kedua, jika Anda memasang lantai vinyl di atas ubin keramik, lantai vinyl, atau material lainnya, pastikan dahulu lapisan pertama tersebut sudah bersih. Jika tidak, perekatnya tidak akan bekerja dengan sempurna dan lebih cepat lepas.
 
Ketiga, karena sifat lantai vinyl yang relatif lembut, lantai ini tidak membahayakan barang-barang elektronik mungil Anda jika terjatuh. Sayangnya, lantai ini justru berada dalam bahaya jika terkena benda tajam. Memindahkan furnitur berat pun berisiko merusak. Padahal, lantai ini relatif sulit diperbaiki. Anda harus menggantinya jika rusak.

Material Murah Bisa Bikin Rumah Tampak Mewah...

Tidak selamanya menggunakan bahan-bahan mewah dan terkesan kokoh seperti lantai marmer, dinding beton, dan genteng keramik merupakan solusi yang tepat bagi Anda. 

Pada dasarnya, menggunakan bahan yang dapat menjawab kebutuhan iklim setempat serta memiliki ketersediaan melimpah di lokasi pembangunan jauh lebih beralasan ketimbang menggunakan bahan-bahan mahal tersebut. Setidaknya, itulah yang coba dibuktikan oleh arsitek Nick Deaver.
 
Nick Deaver mendesain sebuah rumah di Cedar Park, Texas, Amerika Serikat. Lokasinya sekitar 30 menit dari luar Austin. Proyek Deaver tersebut merupakan sebuah restorasi dari dupleks yang ada di Texas Hil Country. Karya Deaver ini masih tergolong terjangkau. Ia menggunakan bahan-bahan yang relatif sederhana, jauh dari kesan mewah, tetapi tetap tampak apik.
 
Fasad depan rumah ini sederhana dan terbuka. Penggunaan beton ekspos pada teras rumah, jendela kaca berukuran besar, kipas pada langit-langit, dan kursi berwarna cerah membuat rumah ini terasa segar.
 
Sebelum memulai proyek ini, Deaver melihat sekeliling daerahnya untuk mencari inspirasi. Dia akhirnya menyadari bahwa rumah-rumah di daerah tersebut menggunakan besi sebagai pelapis luar dinding rumah. Karena itu, ia juga turut menggunakan bahan serupa untuk rumah yang diperbaikinya. Selain itu, ia menggunakan bahan-bahan murah lainnya, seperti Lueders limestone bagi area di dekat pintu masuk pada rumah seluas 185,8 meter persegi tersebut.
 
"Saya ingin memanfaatkan keuntungan dari tampilan dan rasa sebuah area daripada menonjolkan perbedaannya," uajr Deaver.
 
Untuk mendapatkan pemandangan cantik dalam area seluas 1,2 hektar di sekeliling rumah, Deaver menggunakan jendela tinggi. Selain menikmati pemandangan sekeliling dari dalam, pemilik rumah beserta keluarga dan kerabatnya pun bisa menikmati pemandangan dari teras yang ada di sekeliling rumah. 

Menurut penduduk setempat, dari teras ini, pemilik rumah bisa menikmati pemandangan pedesaan yang khas, termasuk adanya rusa, coyote, dan rakun di sela-sela pohon ek dan cedar elm.

Jangan Ulangi Lima Kesalahan Ini!

Tidak semua "aturan" desain harus Anda patuhi. Setidaknya, begitulah menurut kontributor Huffington Post, Jessica Cumberbatch Anderson. Namun, dari sekian banyak warna yang bisa Anda pilih, terkadang pilihan terbaik adalah mengikuti aturan. 

Terlalu banyak warna, terlalu banyak interpretasi, dan terlalu banyak pilihan bisa menjebak pemula seperti Anda. Untuk mengatasi hal ini, desainer kawakan penerima penghargaan Tobi Fairley punya jalan keluar. Fairley, yang punya acara pelatihan desain lewat creativeLIVE.com, menjabarkan berbagai jalan keluar kesalahan memilih warna cat berikut ini.
 
Kesalahan pertama yang umum dilakukan oleh para pemilik rumah adalah memilih warna cat lebih dulu ketimbang berbagai perabot di dalam rumah. "Warna cat adalah hal terakhir yang saya pilih, karena saya ingin menunggu dan melihat apa saja bahan dan elemen di dalam ruangan tersebut. Jika Anda memilih warna cat terlebih dahulu, Anda bisa memojokkan diri sendiri karena sulit menemukan barang yang sesuai degannya," ujar Fairley.
 
Lantas, apa yang bisa Anda lakukan? Anda bisa merencanakan dahulu ruangan sebelum memilih cat yang nantinya akan memperkuat berbagai hal di dalam ruangan tersebut. Anda bisa mengambil inspirasi dari kain, bantal aksen, atau corak pada kursi untuk memilih warna cat. 
 
Kesalahan kedua adalah memilih warna yang terlalu terang atau sebaliknya terlalu gelap. Fairley mencontohkan warna biru kobalt yang kini sedang tren. Warna tersebut, menurutnya, cocok digunakan pada lampu keramik karena memiliki kemilau menarik. Sayangnya, warna biru kobalt akan memiliki efek berbeda ketika Anda menggunakannya di dinding. Warnanya akan menjadi sangat kuat. Warna abu-abu atau hitam di dalamnya akan bekerja lebih baik ketimbang warna terang dan kuat.
 
Jika saat ini Anda telanjur mewarnai dinding rumah dengan warna terang dan mencolok, bisa memperbaikinya dengan cara menggunakan furnitur berwarna lebih netral. Anda juga bisa memilih warna putih untuk furnitur tersebut. Anda perlu menentukan titik fokal di ruangan tersebut. Jika memilih dinding sebagai titik fokal ruangan, maka furnitur di dalamnya seharusnya menunjang warna dinding, bukan "melawannya".
 
Kesalahan ketiga yang umum terjadi adalah pemilik rumah tidak memandang rumahnya sebagai satu kesatuan. Meski rumah hanya sebuah apartemen berukuran kecil, melakukan transisi warna untuk satu ruangan ke ruangan lain bisa penuh risiko. Bukannya memberikan karakter, mewarnai setiap ruangan dengan warna terang dan mencolok malah membuat rumah tidak terasa "mengalir". Menurut Fairley, untuk menyelesaikan masalah ini, gunakan hal lain selain cat dinding. 
 
Fairley menyebut kesalahan keempat yang biasa dilakukan oleh pemilik rumah dengan "kehilangan pandangan dari tujuan emosional". "Saya dengar orang-orang mengatakan hal-hal seperti, 'Warna kesukaan saya merah, saya akan menempatkan warna tersebut di kamar tidur saya,' namun apa yang sebenarnya mereka inginkan adalah ruang yang menenangkan dan damai, jadi ada ketidaksambungan antara memilih warna dan tujuan ruangan tersebut," ujar Fairley.
 
Menurut sang desainer, seharusnya Anda konsisten pada tujuan ruangan tersebut. Misalnya, jika ingin ketenangan dan kedamaian di dalam ruangan, maka sebaiknya Anda melihat warna-warna yang terkesan dingin di roda warna. Biru dan hijau bisa menjadi jawaban. Sementara, jika Anda ingin ruangan tersebut terasa hangat dan bersemangat, gunakan warna lebih hangat seperti kuning atau oranye.
 
Kesalahan terakhir, menurut Fairley, adalah mengabaikan tren. "Meski saya dikenal suka menggunakan warna-warna terang, tren sekarang sudah kembali ke warna lebih lembut, lebih bisu dan banyak warna hitam dengan aksen metalik," ujar Fairley. Ketika Anda melihat tren saat ini mampu mendukung karakter rumah atau ruangan, tidak ada salahnya mengikuti tren tersebut. Lagipula, ketika sedang tren, berbagai pasokan warna atau material pun sangat berlimpah.

Ada "Kota" di Kantor Pusat FOX...

Koridor berwarna merah menyala tepat di pintu masuk kantor pusat Fox Head Inc. di California, Amerika Serikat, seolah menyuarakan karakter kantor tersebut dengan sangat vokal. 

Pintu masuk futuristik menuju perusahaan produsen pakaian "motocross" ini mengarahkan pengunjung dan para karyawan ke dalam koridor yang secara khusus didesain hingga menampilkan pemandangan kota lengkap dengan pepohonan, tempat-tempat duduk, dan kantor di sisi-sisinya. Semua ini merupakan hasil karya Clive Wilkinson Architects.

Clive Wilkinson Architects mendapat tugas untuk mengubah sebuah gudang seluas 7.600 meter persegi menjadi lingkungan kerja yang fleksibel dan mampu digunakan dalam proses kerja kolaboratif. Perusahaan arsitektur tersebut harus merefleksikan ethos kreatif dari merk Fox Head Inc.

Para arsitek yang terlibat dalam proyek ini rupanya menggunakan konsep penataan kota tradisional dalam kantor ini. "Konsep penataan kota tradisional digunakan untuk menyediakan rangka arsitektural dan membentuk pusat komunitas di sekeliling tempat (ini), interaksi, dan inovasi," ujar mereka.

Benar saja. Begitu masuk dalam bangunan besar ini, sebuah jalan masuk berukuran besar yang berperan sebagai "jalan utama" atau "main street" akan mengantar para karyawan menuju departemennya masing-masing di kanan dan kiri jalan. Setiap departemen akan memiliki desain khusus yang mudah terlihat karena memiliki ciri khas berbeda-beda. Di "jalan utama" tersebut pun tersedia pepohonan dan tempat-tempat duduk. Tempat duduk tersebut, yang tersebar di tepi jalan maupun di ruang-ruang terbuka, dapat dimanfaatkan juga sebagai ruang rapat informal.

Kerjasama antara Fox Head, Inc. Dan Clive Wilkinson Architects berawal dari 2011 ketika Fox Head Inc. ingin memindahkan kantor pusatnya dari Morgan Hill di Northern California ke Irvine, California, Amerika Serikat. Perusahaan ini ingin para karyawannya terinspirasi dan menjadi lebih semangat berkat ruang kerja mereka yang nyaman dan menyenangkan. Seperti dikutip dalam Dezeen.com, Fox Head Inc. ingin agar Clive Wilkinson Architects meninjau kembali cara kerja kantor dan bagaimana gudang mampu menjadi rumah kreatif.

Bank Tanah Melimpah, PP Kembangkan 3 Proyek Besar

Melimpahnya bank tanah yang dimiliki PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk di tengah kota, menstimulasi perseroan ini mengembangkan tiga proyek komersial sekaligus yakni Grand Kamala Lagoon, Bekasi, Grand Sungkono Lagoon, Surabaya, dan satu lainnya di Tanjung Duren, Jakarta Barat, melalui PP Properti. 

PT PP memiliki land bank sekitar 40 hektar. Sekitar 24,8 hektar di antaranya berada di Kalimalang, Bekasi. 

Direktur Pemasaran PT Pembangunan Perumahan Tbk (PT PP) I Wayan Karioka mengungkapkan pengembangan kedua proyek tersebut merupakan realisasi strategis perseroan setelah pelaksanaanspin off  Divisi Properti PP pada Oktober lalu. 

"Kami berharap besar pada pilar bisnis properti. Tahun depan pendapatan dan laba bersih berasal dari PP properti. Lahirnya proyek-proyek baru di segmen bangunan gedung diharapkan mampu menggenjot pendapatan secara keseluruhan," ujar Karioka kepada Kompas.com, Rabu (13/11/2013).

Sebagai catatan, lima pilar bisnis yang digeluti oleh PT PP adalah konstruksi, properti, EPC, investasi, dan pracetak. 

Corporate Secretary PT PP Taufik Hidayat mengakui, sektor konstruksi masih mendominasi pemasukan bagi perusahaan. Untuk itu, untuk menyelaraskan semua pilar, pilar properti akan digenjot kinerjanya semaksimal mungkin.

Grand Kamala Lagoon menempati land bank di area Kalimalang, Bekasi. Selain pengembangan multifungsi ini, PP juga akan membangun jembatan Kalimalang sebagai akses ke Grand Kamala Lagoon. Untuk Grand Kamala Lagoon, PP menyiapkan dana sebesar Rp 200 miliar.

Sementara untuk Grand Sungkono Lagoon, kebutuhan dana pengembangan tahap I mencapai Rp 150 miliar. Proyek ini seluas 3,4 hektar, berlokasi di Jl Mayjend Sungkono, Surabaya Barat. Serupa dengan proyek mereka di Bekasi, Grand Sungkono Lagoon merupakan proyek multifungsi yang terdiri atas apartemen, pusat belanja dan perkantoran. 

Sedangkan proyek komersial lainnya di Tanjung Duren, jakarta Barat, diproyeksikan menelan biaya sekitar Rp 150 miliar untuk tahap awal.

Bangun Fasilitas Umum, Publik Harus Dilibatkan!

 DIALOG dan Snøhetta merupakan dua nama yang akhirnya terpilih dari daftar pendek kantor arsitektur untuk mendesain perpustakaan pusat baru untuk Kota Calgary, Kanada. Mereka mendesain setelah menerima masukan dan kritikan dari publik setempat.

Tidak sekadar menjadi landmark, perpustakaan dengan luas 2,6 hektar (280.000 kaki persegi) tersebut pun akan memperkuat kehidupan masyarakat East Village, jantung kota Calgary.
 
Setelah rampung pada 2018 mendatang, perpustakaan ini akan melayani lebih dari 140.000 pekerja dan pelajar setiap harinya. "Orang-orang Calgary merespon dengan antusias, gairah, dan rasa bangga," ujar Ketua Dewan Perpustakaan Publik Calgary (Calgary Public Library Board Chair) Janet Hutchinson. 
 
Hutchinson menambahkan, dengan jelas, mereka melihat perpustakaan sebagai bagian penting untuk melengkapi komunitas. Masukan kolektif mereka bisa menjadi sumber inspirasi yang kaya bagi tim proyek ini.

Rupanya, Dewan Perpustakaan Publik Calgary sudah melakukan proses yang melibatkan publik setempat selama enam bulan belakangan. Masyarakat pun mengambil bagian dalam proses tersebut dan tidak tinggal diam. Secara vokal, masyarakat mengutarakan kebutuhan serta keinginan mereka, terutama menyangkut perpustakaan nasional baru tersebut. 
 
Perpustakaan pusat yang baru tersebut akan didesain dengan banyak ruang-ruang fleksibel. Masing-masing ruang didesain fleksibel, khusus, dan berorientasi pada komunitas. Bangunan perpustakaan tersebut pun 66 persen lebih besar dari rata-rata perpustakaan lokal.
 
Nantinya, gedung perpustakaan tersebut akan memiliki multi fasad dan menjadi tujuan rekreasi keluarga. Di tempat ini, keluarga-keluarga setempat tidak hanya bisa membaca buku, namun juga berkumpul. Di dalamnya, akan ada 600.000 koleksi buku, program istimewa, ruang bagi anak-anak dan remaja, laboratorium inovasi, pengembangan kemampuan, dan berbagai fasilitas lainnya.
Editor :
Hilda B Alexander