Minggu, 24 Februari 2013

Chef Vindex Hadirkan Kuliner Indonesia di Berlin



Chef Vindex Tengker akan memasak untuk ribuan orang di pameran pariwisata terbesar dunia, Internationale Tourisimus Borse (ITB) di Berlin yang berlangsung 5-10 Maret mendatang.

Untuk menjamu 4500 undangan pada acara pembukaan ITB, Indonesia membawa tim sebanyak 6 orang, termasuk Chef Vindex Tengker. Di Berlin, sudah ada tim berisi 22 koki yang siap membantu.

Indonesia akan menyajikan sepuluh dari 30 ikon kuliner tradisional, meliputi nasi tumpeng, rendang, soto lamongan, sate madura, nagasari, dan kue lumpur. Sebagian besar bahan baku makanan yang akan disajikan, kata Vindex, ada di Berlin.

"Bumbu merah, bumbu putih, bumbu kuning dibuat oleh tim di Berlin. Kita udah kasih resep, kita tinggal terima beres," kata Vindex ditemui di Patali Day, Dharmawangsa Hotel, Sabtu (24/2/2013).

Cita rasa makanan Indonesia seringkali dirasa terlalu pedas bagi orang luar. Oleh karena itu, tuturnya, takaran pedasnya akan disesuaikan.

"Resepnya tetap asli, tapi kita cuma mengurangi kepedasan. Karena takutnya kan bisa kebakar perutnya. Kalau 4000 orang sakit perut kan susah," lanjutnya.

Vindex mengatakan, toleransi ini dikarenakan makanan Indonesia yang masih baru dikenalkan pada publik internasional. Dia pun ingin agar suatu saat rendang yang dibuat di luar Indonesia disajikan dengan rasa otentik tanpa penyesuaian namun dapat diterima di semua lidah.

"Misalnya tomyam, orang udah tahu kalau tomyam memang pedas. Kita juga maunya ke arah itu, tapi belum," kata koki yang pernah menjadi juri Master Chef Indonesia itu.

Memang tidak semua jenis ikon kuliner tradisional Indonesia akan dibuat di Berlin. Jika para undangan yang mencicipi penasaran dengan ragam kuliner Indonesia, Vindex mengatakan, itu bisa jadi alasan agar mereka datang ke tanah air.

"Jadi teaser kan, If you want some more, come to Indonesia and experience yourself," imbuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar