Minggu, 24 Februari 2013

Soto Ayam Jadi Program Pilihan TV Hamburg



Menu soto ayam menjadi pilihan dalam program masakan khas TV TravelTalk Hamburg dalam rangkaian promosi Indonesia, yang menjadi negara mitra dalam pelaksanaan Internationale Tourismus Börse (ITB) Berlin 2013, 6-10 Maret mendatang.

Konsul Jenderal RI Hamburg Ny. Marina Estella Anwar Bey dalam keterangannya kepada AntaraLondon, Kamis (21/2/2013), menyebutkan KJRI Hamburg bekerja sama dengan salah satu stasiun TV swasta Hamburg, TravelTalk, mengisi program penyajian masakan khas dari negara di dunia dengan salah satu menu tradisional Indonesia, soto ayam.

Menurut Marina, program yang diadakan Kantor Promosi Wisata Indonesia di Munchen itu dipandu oleh chef terkemuka Hamburg, Ms. Julia Reiss, dengan menampilkan salah satu warga Indonesia di Hamburg, Daysie Steindorf-Sabath Masengi menjadi tamu.

Pada program acara masak-memasak tersebut disampaikan cara membuat soto serta berikut bahan-bahan yang diperlukan, mempraktikkan bagaimana cara membuat dan cara penyajian soto ayam.

Sambil mempraktikkan cara membuat soto, diselingi percakapan ringan pembawa acara dan bintang tamu yang dalam kesempatan tersebut menerangkan bahwa soto ayam dapat dikonsumsi pada pagi hari juga malam hari dan cocok dengan udara Hamburg pada saat musim dingin.

Soto ayam dengan mudah dapat ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Pada intinya, soto ayam berasal dari Jawa. Meski demikian, mengingat Indonesia terdiri atas berbagai suku dan etnik, terdapat pula beragam macam jenis makanan soto di Indonesia, di antaranya soto madura, soto padang, soto betawi, soto makasar, dan soto kudus.

Soto ayam dan juga berbagai macam soto lainnya bahkan saat ini dijadikan sebagai makanan pembuka di berbagai acara, antara lain pesta pernikahan.

Pemilihan menu soto ayam oleh chef Ms. Julia Kreiss adalah dengan pertimbangan bahan baku yang mudah ditemukan di toko pangan atau swalayan di Jerman serta cara membuat yang dipandang tidak rumit.

Program tersebut disiarkan melalui internet yang direncanakan akan mulai dipublikasikan akhir Februari atau awal Maret 2013 sebelum pelaksanaan ITB Berlin. Acara-acara TravelTalk ditonton lebih dari 32.000 warga Jerman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar