Rabu, 13 November 2013

Joko Suprianto: Tommy Menang, tetapi Belum "In"

 Tommy Sugiarto harus kerja keras pada babak pertama turnamen China Open Superseries Premier 2013 di Shanghai. Lewat permainan rubber game, Tommy akhirnya mampu menundukkan Juara Dunia Yunior 2010 asal Denmark, Viktor Axelsen, 21-19, 19-21, 21-10, Rabu (13/11/2013).

Tommy sebetulnya berpeluang besar menyelesaikan pertandingan dalam dua game langsung saat memimpin 16-12 pada game kedua. Namun, seperti dituturkan Joko Suprianto, sang pelatih, Tommy lengah dan kesempatan ini dimanfaatkan Axelsen.

"Meskipun hari ini menang, main Tommy belum in benar. Gerakannya masih lambat danpower-nya juga masih belum keluar. Di game kedua, Tommy sudah unggul jauh 16-12, tetapi dia lengah dan lawan banyak melancarkan serangan," tutur Joko pada badmintonindonesia.org.

“Pada game ketiga Tommy bermain lebih enak, terlihat dari gerakan-gerakannya, power-nya juga mulai keluar," imbuh kepala pelatih tunggal putra pelatnas ini.

Di babak kedua yang berlangsung Kamis (14/11), Tommy menunggu pemenang pertandingan antara pemain andalan Inggris, Rajiv Ouseph, dan wakil tuan rumah, Wang Zhengming. Sementara Sony Dwi Kuncoro masih akan berhadapan dengan Hsu Jen Hao (Taiwan), di babak pertama, hari ini.

Selain Tommy, pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari juga memastikan tempat di babak kedua. Begitu juga pasangan ganda campuran Marcus Fernaldi Gideon/Rizki Amelia Pradipta.

Sayangnya, Vita Marissa/Variella Aprilsasi terhenti di babak pertama dari peraih medali emas Olimpiade London 2012, Tian Qing/Zhao Yunlei (China), 7-11, 11-21.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar